Demi Tampil Cantik, Alay Ini Suntik Putih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta -Saat ini penampilan anak alay menjadi salah satu pemicu persaingan. Penampilan yang lebih cantik, tentu akan mendapatkan bayaran yang lebih tinggi dari yang lain. Tak hanya untuk penonton bayaran, tapi juga untuk casting extra atau pemain figuran.

    Salah seorang penonton bayaran bahkan sampai rela suntik putih demi memenuhi kriteria alay cantik dan mendapat kesempatan tampil lebih maksimal di layar kaca. "Sampai pernah ikut kesting, saking frustasinya aku suntik putih. Habis sekitar sejuta," kata penonton yang dikenal dengan nama Eni ini, saat ditemui Tempo di Cibubur, Jakarta Timur, Kamis, 6 Juni 2013.

    Uang untuk biaya suntik tersebut dikumpulkannya dari hasil menjadi penonton bayaran. Ia menghabiskan Rp 200 ribu sekali suntik dan sempat menjalani sampai lima kali suntik. Sayangnya, efek dari suntik tersebut tidak seperti yang diharapkannya. "Setelah suntik masih harus di dalam ruangan, nggak boleh kena panas matahari. Itu pun perawatannya mahal karena masih harus beli serum dan handbody-nya dulu," katanya menjelaskan.

    Suntik tersebut diketahuinya dari kenalan yang seorang model. Tapi ia tidak mengetahui kalau perlu perawatan lebih lanjut. Setelah suntik ada pantangan yang harus dijalani, namun perempuan yang pernah ngefans sama Shireen Sungkar ini tidak memperhatikannya. "Itu efeknya nggak bagus, jadi kondisiku lemah sekarang. Karena aku juga ngga perhatiin pantangan, di akunya nggak cocok. aku jadi suka deg degan gitu," tambahnya.

    Karena alasan kesehatan juga, kini, perempuan yang juga menjadi pemain figuran di sinetron Lolly Love ini menikmati pekerjaan yang apa adanya. "Sekarang kalau ada kesting, aku tanya dulu keperluannya apa, kalau misalnya kelas A (kelas cantik) aku nyerah deh. Bukannya minder tapi ya tau diri aja. Serius deh," katanya sambil tertawa. Ia sudah tidak mau neko-neko demi uang lebih. Karena dengan penghasilannya yang sekarang ia sudah bisa hidup layak.

    NANDA HADIYANTI

    Topik terhangat:
    Tarif Baru KRL | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | PKS Membangkang | Ahmad Fathanah

    Terpopuler
    Profil Zakaria, Pemukul Pramugari Ada di Wikipedia 

    Kronologi Pemukulan Pramugari Sriwijaya Air 

    Wakil Gubernur Bujuk Damai Pramugari Sriwijaya Air 

    Pemukul Pramugari Sriwijaya Air Berusaha Lari 

    Petugas Perempuan KRL Dipukuli 5 Penumpang


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.