Mathew Perry Sembunyikan Rahasia Terbesar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Matthew Perry. AP/Katy Winn

    Matthew Perry. AP/Katy Winn

    TEMPO.CO, Jakarta - Dibalik perannya sebagai Chandler Bing dalam drama Friend yang lucu, konyol, dan sering melontarkan kalimat sarkasme, ternyata Matthew Perry menyimpan rahasia besar.

    Kepada ABC News, Rabu 29 Mei 2013, Perry mengaku kalau dia berjuang untuk mengatasi isu kecanduan. "Kebanyakan itu karena minum, dan opium," ungkapnya.

    Perry mengaku kalau dia berjuang mengatasi depresi, alkohol dan kecanduan obat penenang selama dia bermain dalam acara yang berakhir 2004 itu. Bahkan menurutnya, saat itu ia pria yang sakit dan dikirim ke panti rehabilitasi berkali-kali. "Aku rasa aku cukup pintar menyembunyikan itu semua, tapi kamu tahu akhirnya banyak orang mengetahuinya," tambahnya lagi.

    Media sendiri beberapa kali memberitakan mengenai masalah kecanduan ini karena perubahan penampilannya. Beberapa kali Perry terlihat berat badannya naik turun dan menurutnya itu justru membantunya dalam masa penyembuhan. Perry mengaku saat ini ia sudah bersih dan misinya adalah membantu orang lain yang kecanduan untuk menemukan jalan mereka supaya kembali bersih.

    Dia juga mengubah rumahnya di Malibu, California menjadi rumah yang bersih dari kecanduan, yang dinamakan Perry House. Disini ia bekerja sama dengan spesialis masalah kecanduan Earl Hightower. Awal bulan ini Perry dan Hightower mendapatkan penghargaan Champion of Recovery dari Obama Administration's Office of National Drug Control Policy. "Kami memenangkan penghargaan untuk alkoholik," guraunya.

    DEWI RETNO



    Berita Lain:
    Album Baru, Sherina Rekaman di Hong Kong

    Maudy Ayunda Ungkap Kedekatannya dengan Afgan

    Siwon Suju Ingin Kunjungi Panti Asuhan di Jakarta


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.