Resep Sajama Cut Bikin Album Bagus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup band Sajama Cut. kapanlagi.com

    Grup band Sajama Cut. kapanlagi.com

    TEMPO.CO , Makassar: Band indie rock Jakarta Sajama Cut akan merilis ulang album fenomenal The Osaka Journals pada 25 Juni 2013. Untuk proyek itu, Sajama Cut melibatkan bekas personel mereka.

    “Yang paling banyak kontribusi selain saya sendiri adalah Beta Wicaksono, drummer kami saat itu, dan Noviar "Opi" Akbar yang selalu hadir dengan jiwa yang murni dan bahagia- resep penting untuk album yang bagus!” kata pentolan sekaligus vokalis Sajama Cut, Marcel Thee, kepada Tempo, Selasa, 28 Mei 2013.

    Sajama Cut sering mengalami perubahan formasi sejak berdiri pada 1999. Personel yang masih tersisa adalah Marcel. Kendati demikian, Marcel tetap berteman dengan bekas awak Sajama Cut. Marcel menganggap mereka keluarga besar Sajama Cut.

    Selain menggandeng bekas personel Sajama Cut, rilisan ulang The Osaka Journals juga melibatkan musisi seperti Iman Fattah, David Tarigan, Renny Putri, dan Aldy Waani.

    The Osaka Journals dirilis ulang dalam bentuk vinyl dengan produksi terbatas 300 kopi. Dalam rilisan ulang The Osaka Journals, akan disertakan kupon unduh bonus track digital berupa demo, B-sides, dan tambahan lainnya yang jumlahnya mencapai 16 lagu.

    Sajama Cut merupakan band rock dengan nuansa bebunyian retro yang berdiri pada 1999. Selain Apologia (2002) dan The Osaka Journals (2005), Sajama Cut memiliki album ketiga, Manimal, yang dirilis pada 2010. Band ini banyak terpengaruh R.E.M, Coldplay, dan Guided by Voices. Nama Sajama Cut konon diambil dari teknik sayatan khusus pembunuh berantai di Jepang.

    KODRAT

    Topik terhangat:

    Tarif Baru KRL | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah

    BErita lain:
    Sajama Cut Rilis Ulang The Osaka Journals 300 Kopi
    Alasan Sajama Cut Rilis Ulang The Osaka Journals
    Hubungan Ahmad Dhani dan Mulan Mulai Terbuka


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.