Tompi Akui Saat ini Penyanyi Tak Perlu Label

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tompi. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Tompi. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Belajar dari pengalamannya menekuni dunia musik, penyanyi Tompi tegas mengatakan untuk saat ini untuk memproduksi sebuah lagu siapapun tidak perlu menggunakan jasa label. Walau terdengar cukup arogan, namun penyanyi bernama asli Teuku Adifitrian ini menjelaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi.

    "Jaman dulu kita perlu label karena butuh dapur rekaman. Sekarang saya kira kita enggak lagi membutuhkan label untuk produksi. Mungkin terdengar sombong tapi kalau temen-temen mengerti pasti semua akan setuju," kata Tompi saat diwawancarai selepas acara diskusi mengenai HAKI di kantor Kementerian Perdagangan, Jumat 17 Mei 2013.

    Dia menerangkan di jaman dulu penyanyi membutuhkan label karena butuh dapur rekaman. Faktanya, di jaman sekarang yang dibutuhkan adalah supaya dapur tetap mengebul.

    "Serius saat ini kita cuma membutuhkan laptop, mikrofon, tinggal rekaman. Lalu melakukan mixing sendiri, semua dikerjain sendiri. Kita membutuhkan distributor tinggal mencari distributor yang representatif, jujur. Lalu kita suruh dia edarkan, bikin promo," ujar penyanyi yang dikenal memiliki gaya busana fashionable ini.

    Selanjutnya pria kelahiran Lhokseumawe, 22 September 1978 ini menjelaskan bahwa keberadaan label saat ini memang seharusnya bukan untuk produksi kecuali bagi kalangan tertentu yang memang sangat membutuhkan keberadaan label untuk bisa mendongkrak namanya dan tidak tahu bagaimana caranya memanage pembuatan album dengan baik.

    "Label itu hanya akan bermanfaat untuk artis sinetron yang mau menyanyi. So enggak usah menyanyi nongol aja deh. Yang begini baru benar-benar perlu urusan label.Nah, kalau musisinya pinter dia pasti tidak mau. Dia bakal tahu kalau dirinya dibohongin, sebab dia tahu bagaimana cara memanage yang benar."

    AISHA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.