Slank Kembali Adakan Konser Lima Kota

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup musik Slank. dok TEMPO/Agung Pambudhy

    Grup musik Slank. dok TEMPO/Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta -Setelah kembali mendapatkan izin dari kepolisian untuk menyelenggarakan tur di beberapa kota di Indonesia, Slank sukses gelar konser di lima kota sekaligus.

    "Kami tur lima kota di Banyuwangi, Blitar, Ngawi, Manado dan Banjarbaru," kata Kaka saat mengadakan jumpa pers di Gang Potlot, Jakarta, Jumat, 17 Mei 2013.

    Konser yang diadakan mulai 30 April sampai 14 Mei 2013 tersebut berlansung sangat memuaskan, karena Slank sudah lama tidak mengadakan tur.

    "Pemilihan kota juga sudah lama yang nggak disinggahi, Blitar, Manado ya hampir lima kota itu," ujar Kaka.

    Berlangsungnya konser ini setelah pihak Slank bermusyawarah dengan kepolisian. "Kita dijaga kayak pejabat, thank you buat kepolisian yang antusias menjaga Slank," kata Bimbim yang senang dengan tertibnya konser di lima kota tersebut.

    Agus, dari pihak sponsor, Gudang Baru mengatakan tur Slank kali ini terbilang sukses. "Tidak ada satupun kerusuhan," katanya.

    Dalam konser tersebut, Band yang beranggotakan Bimbim, Kaka, Abdee, Ridho dan Ivanka ini juga mendapat sambutan baik dari para pemerintah daerah setempat.

    Suksesnya konser ini juga menjadi tanda bahwa Slankers -peggemar Slank- mampu bersikap kooperatif.

    Dengan begitu, Slank yang identik dengan kerusahan telah berganti. "Kerusahan itu tidak ada sama sekali," kata Agus menambahkan.

    NANDA HADIYANTI



    Topik terhangat:

    PKS Vs KPK
    | E-KTP | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh


    Baca juga:
    EDISI KHUSUS Cinta dan Wanita Ahmad Fathanah
    Sastrawan Veven SP Wardhana Berpulang

    Ada Bahasa Indonesia di The Fast and Furious 6

    6 Seleb Paling Seksi Kata Victoria's Secret


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.