Veven Dirawat di Surabaya karena Kekurangan Biaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Veven Sp Wardhana. Tempo/Rully Kesuma

    Veven Sp Wardhana. Tempo/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Surabaya- Sastrawan yang juga wartawan senior Veven SP Wardhana meninggal dunia. Tepat pukul 01.30 dini hari tadi, Veven menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ICU rumah sakit Adi Husada, Kapasari, Surabaya.

    Veven dirawat selama 10 hari, sejak awal Mei 2013 lalu, di rumah sakit ini karena menderita kanker paru-paru stadium empat. Menurut istrinya, Tereshkova Koraag, Veven telah merencanakan sendiri niatnya untuk berobat di Surabaya.

    Sebelumnya, Veven sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina pada Oktober 2012 lalu. "Dia seminggu dirawat di rumah sakit tersebut. Awalnya katanya terkena tumor," kata Terry kepada Tempo pada 7 Mei 2013 lalu.

    Dokter di RS Pertamina kemudian menganjurkan untuk operasi pengangkatan tumor atau biopsi. Namun, atas pertimbangan biaya, operasi tidak dilakukan. Karena persoalan biaya itu pula sejak Oktober 2013 hingga masuk ruang perawatan intensif awal Mei lalu, Veven banyak menghabiskan waktunya di rumah.

    Sejumlah seniman dan kolega dekat Veven sedianya akan mengadakan malam apresiasi karya-karya sastrawan yang terlahir dengan nama Effendy Agus Hariyanto itu. Acara penggalangan dana yang rencananya untuk membantu biaya pengobatan Veven itu digelar Butet Kartarajasa dan Leila S. Chudori, Jumat malam ini di Kedai Cikini, Jakarta. Namun, Veven telah lebih dulu meninggalkan kita.

    AGUS SUPRIYANTO

    Berita Terpopuler:
    Inggrid Selingkuh? Syarief Hasan: Totally Fitnah 

    Ini Alasan Freddy Numberi Hengkang dari Demokrat 

    Dinikahi Ahmad Fathanah, Surti Kaya Mendadak

    SBY Dapat Penghargaan, Franz Magnis Protes 

    Hilmi Akui Kenal Ahmad Fathanah 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.