Selasa, 20 November 2018

Kartika Affandi Bangun Museum Perupa Perempuan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelukis Kartika Affandi (kanan) mengajarkan anak-anak cara melukis tanpa menggunakan kuas saat pembukaan Festival seni anak di Taman Budaya Yogyakarta,  (2/11). Festival ini berlangsung dari tanggal 2 hingga 10 November 2008. FOTO ANTARA/Noveradika

    Pelukis Kartika Affandi (kanan) mengajarkan anak-anak cara melukis tanpa menggunakan kuas saat pembukaan Festival seni anak di Taman Budaya Yogyakarta, (2/11). Festival ini berlangsung dari tanggal 2 hingga 10 November 2008. FOTO ANTARA/Noveradika

    Tempo.co, Yogakarta- Kartika Affandi, puteri perupa maestro Affandi membangun museum untuk perupa perempuan di Kecamatan Pakem, Sleman, Yogyakarta. Selain karya para perupa perempuan, museum pribadi yang akan diresmikan tahun depan itu memamerkan karya-karya perupa muda Indonesia.

    "Museum akan menampung aspirasi perempuan," kata Wakil Kepala Museum Affandi, M Helfi Dirix, di sela-sela acara pembukaan Penggalangan Dana Abadi Seniman di Museum Affandi, Rabu malam, 15 Mei 2013.

    Ide pembangunan museum yang diklaim sebagai museum perempuan pertama di Asia Tenggara itu, menurut Helfi, terinspirasi dari museum serupa yang ada di Amerika Serikat. "Melalui museum ini, kami mendorong perupa perempuan untuk tampil memamerkan karya mereka," katanya.

    Sebetulnya, museum itu telah berdiri sejak empat tahun lalu. Luasnya empat hektare dan terletak di sebelah utara kediaman Kartika. Namun, museum yang pembangunannya menghabiskan dana sekitar Rp 2-3 miliar itu belum diresmikan. Erupsi Gunung Merapi membuat bangunan belum difungsikan sepenuhnya. "Dahulu pernah terkendala izin karena lahan itu jalur hijau," katanya.

    Di museum itu terdapat 150 karya perupa.Selain karya Kartika, terdapat pula karya para perupa perempuan sahabat Kartika, termasuk seniman asal Belanda dan Jepang.

    Perupa Dyan Anggraini mengatakan museum Kartika untuk perupa perempuan menjadi ruang hidup bagi gagasan perempuan. "Museum jadi ruang yang dihidupi peristiwa kesenian. Selain itu juga jadi tempat silaturahmi," kata dia.

    SHINTA MAHARANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.