Dewi Kirana: Saya Belum Pernah Ketemu Fathanah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dewi Kirana. Tempo/Charisma Adristy

    Dewi Kirana. Tempo/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama penyanyi dangdut asal Indramayu, Dewi Kirana membantah bahwa dirinya mengenal tersangka kasus suap kuota impor daging sapi, Ahmad Fathanah. Dewi menjelaskan dirinya tidak tahu menahu tentang sosok yang namanya memenuhi media saat ini ketika berkunjung ke kantor TEMPO, Rabu 15 Mei 2013.

    “Saya nggak pernah dengar, nggak tahu, nggak pernah terima apapun. Tahunya malah dari pemberitaan," kata Dewi yang siang itu menggunakan kemeja kotak berwarna putih dan oranye.

    Dewi juga bercerita pada tanggal 13 Mei lalu dirinya sempat melihat berita tentang Fathanah. "Pada tanggal 13 Mei saya kosong nggak ada jadwal manggung. Bangun tidur pagi sekitar jam delapanan, saya melihat televisi ada infotainment," katanya.

    Bahkan sebelum menonton infotainment, dia belum tahu wujud orangnya. "Hanya disebutkan di berita istrinya penyanyi dangdut, kasihan anaknya masih kecil dan suaminya terlibat kasus karena impor daging," ungkap Dewi, yang ditemani sang suami, Kholis dan tiga orang dari tim manajernya.

    Pada saat melihat berita tersebut Dewi sama sekali belum tahu bahwa namanya sempat disebut oleh pihak KPK. Malam harinya sang suami, Kholis memberi tahu bahwa ada berita tidak enak mengenai dirinya. "Saya kaget juga melihat berita di internet ada foto dan nama saya. Padahal sebelumnya saya melihat berita tentang istrinya si tersangka dan merasa kasihan. Saya menjadi kaget, tidak tahunya nama saya yang disebut," ungkap Dewi.

    Nama Dewi Kirana yang akhir-akhir ini disebut sebagai perempuan kesekian yang menerima aliran dana dari Ahmad Fathanah bukanlah Dewi Kirana ‘The Queen of Pantura’  seperti yang ramai disebutkan. "Mungkin ada nama Dewi Kirana lain,” sahut pelantun lagu Musnah, Pengen Kawin, Tega, dan Mobil Gandengan.

    Dia membantah  bahwa dirinya mengenal pria yang disebutkan banyak terlibat hubungan dengan para penyanyi dangdut itu.

    AISHA/ HADRIANI P


    Topik Terhangat:

    PKS Vs KPK| E-KTP |Vitalia Sesha |Ahmad Fathanah |Perbudakan Buruh

    Berita Lainnya:


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.