Ratna Listy Jadi Duta Komunitas Adat Terpencil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta KAT (Komunitas Adat Terpencil), Ratna Listy. TEMPO/Dwianto Wibowo

    Duta KAT (Komunitas Adat Terpencil), Ratna Listy. TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak mudah bagi Ratna Listy menjadi Duta Komunitas Adat Terpencil. Presenter ini memiliki cerita menarik ketika mengunjungi daerah suku pedalaman daerah Sumatera Utara.

    "Waktu kami berkunjung, kami dikalungin bunga diajak tari Tor Tor dan dikasih sirih,"kata Ratna menceritakan pengalamannya di Rumahnya, Kota Wisata Cibubur, Jakarta.

    Kala itu, Ratna diminta untuk mengunyah daun sirih yang dicampur pinang hingga gigi menjadi kuning serta mulut memerah. "Aku tahunya sirih direbus, airnya diminum. Kalu disuruh kunyah gitu, gimana ya?" katanya sambil memperlihatkan mimik kebingungan.

    Ratna mengaku merasakan rasa pahit di mulut. Lalu ia menelannya. "Bapak di sebelah aku juga udah berusaha telen, mukanya sampai merah. Tapi aku nggak sanggup. Nggak bisa ketelen," kata ibu dua anak ini tertawa. Tanpa bermaksud berbuat kurang sopan, ia pun berpura-pura mohon ijin ke belakang. "Benar-benar itu pengalaman menarik," katanya berkisah.

    MITRA TARIGAN

    Berita Lain:
    Hacker Cina Coba Curi Info Pesawat Siluman Inggris

    Kisah Buruh Panci yang Kabur dan Ditangkap Tentara 

    Gading Jemput Shevcenko Duduk Sebelah Maldini 

    Pura-pura Hamil, Penculik Hampir Mengecoh Polisi  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.