Tenun Indonesia Masuk Red Carpet Festival Cannes

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Nickmatulhuda

    TEMPO/Nickmatulhuda

    TEMPO.CO , Jakarta: Terpilihnya Maudy Koesnaedi sebagai duta dari l'Oreal Paris Indonesia ke ajang Cannes Film Festival 2013 mengharuskan mantan None Jakarta ini mempersiapkan banyak hal.

    Untuk tampil di hadapan ribuan mata dan kamera pada saat momen red carpet Cannes 19 Mei 2013. Maudy mempersiapkan sekitar 4 sampai 5 gaun yang dirancang khusus oleh Sebastian Gunawan. Gaun ini akan menggunakan kain tenun sebagai sentuhan etnik asal Indonesia.

    Selain gaun utama, Cita Tenun Indonesia sebagai penyedia wardrobe resmi Maudy selama di Paris, telah menyiapkan sekitar 12 pakaian untuk sesi pemotretan.

    Pakem utama Maudy dalam berpakaian adalah segi kenyamanan. Hal yang paling ia utamakan adalah rasa nyaman ketika suatu pakaian digunakan. “Untuk tampil di red carpet, tentunya gaun diharapkan tetap menawan, glamour, simpel, dan tentu harus nyaman dipakai,” kata Maudy dalam balutan gaun hitam bertabur payet dan bebatuan merah.

    Untuk menyeimbangi cantiknya gaun yang telah dipersiapkan, L'Oreal mempersiapkan kosmetik bertema Indonesia Sunset sebagai penyempurna kecantikan wanita Indonesia.

    Cannes Film Festival (Le Festival International du Film de Cannes) merupakan festival film tahunan yang diselenggarakan di Cannes, Perancis. Festival film yang satu ini menampilkan beragam genre film yang ada, seperti film dokumenter yang berasal dari penjuru dunia.

    AISHA

    Topik Terhangat:
    Penggerebekan Teroris |
     E-KTP | Vitalia Sesha & Wanita-wanita Fathanah


    SELEB! Terhangat
    KLA Project Rayakan 25 Tahun di Dunia Musik

    Heidi Klum Belum Pikirkan Menikah

    Madonna Lelang Lukisan Buat Anak Afganistan

    Dikabarkan Meninggal, Iwan Fals ke Pengadilan?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.