Minggu, 25 Februari 2018

Uje dan Masa Mudanya

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 3 Mei 2013 15:13 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Uje dan Masa Mudanya

    Ustad Jefri al Bukhori, Jakarta, Oktober 2005. Uje semasa hidupnya dikenal dengan gaya berceramah yang khas. TEMPO/ Ramdani

    TEMPO.CO, Jakarta - Tujuh hari wafatnya ustad Jefri Al Buchori masih menjadi perhatian publik. Dibalik sosok santunnya sebagai ustad , Uje mudanya juga dikenal sebagai anak muda gaul.

    “Dulu waktu aktif di sanggar, dia berambut gondrong, pakai rantai di celana, pokoknya yang anak gaul banget pada jamannya ," kata Aditya Gumay, Jumat 3 Mei 2013.

    Pengasuh sanggar Kawula Muda  tempat Uje mengawali karir keartisannya ini mengungkapkan kekagumannya pada Uje yang dikenal sebagai sosok yang ramah. "Dia gampang deket dengan semua orang, humoris dan cepat menyesuaikan diri. Saat jadi artis maupun jadi ustad, ia tetap fashionable (mengikuti mode terbaru)," imbuhnya.

    Almarhum Uje mengawali karir di dunia hiburan pada era 1990-an dengan  bergabung di sanggar milik Aditya. Tak berapa lama, Uje yang juga seorang penari mendapatkan peran pendukung untuk pementasan teater Sang Desainer.

    Aktingnya semakin terasah setelah bermain di film televisi yang tayang di TVRI bertajuk Sayap Patah. Saat mudanya, Uje juga dikenal sebagai pemakai dan insaf setelah melakukan ibadah umrah bersama ibunya.

    Pada 2000-an, Uje berputar haluan menjadi pendakwah di masjid meski sempat mendapat penolakan karena warga menganggapnya tukang mabuk. Namun kemudian, ia sering muncul di televisi untuk mengisi tausiyah di acara ramadhan. Sejak itu, Uje dikenal sebagai ustad gaul karena gaya dakwahnya mudah diterima anak muda.

    NURUL MAHMUDAH

    Berita Lain:
    3 Tewas, Bus Tabrak Mobil dan Motor di Semarang 

    Henyckes: Kembali ke Madrid? Saya Sudah Tua

    Reli Takalar, Sulawesi Selatan Jagokan Subhan Aksa 

    Harga Sparepart Naik, Organda Jatim Naikkan Tarif  


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.