Ada Sepeda Motor Unik di Festival Budaya Prancis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sirkus Kontemporer berjudul

    Sirkus Kontemporer berjudul "Pai Sai" Cie Chant de Balles oleh Vincent de Lavenere di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta Pusat. Merupakan agenda "Le Printemps Francais 2010" dari Centre Culturel Francais (CCF) Jakarta.(TEMPO/Jacky Rachmansyah)

    TEMPO.CO, Jakarta - Institut Francais Indonesia -IFI-kembali menyajikan serangkaian festival seni dan budaya Prancis. Seperti biasanya, festival ini akan berisi berbagai acara mulai dari seni musik, tari, film hingga atraksi sepeda motor unik yang akan berkeliling ke beberapa kota di Indonesia. 

    Festival seni budaya ini akan berlangsung di 13 kota di Indonesia mulai 15 Mei-23 Juni mendatang. Di Jakarta, pertunjukan akan berlangsung di beberapa pusat budaya , galeri dan tempat publik seperti Gedung Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Salihara, Silang Monas, Rolling Stone, Marsio Art Fine Galery, dan Gereja Imanuel.

    “Selain musik klasik, musik kontemporer, teater sirkus yang digelar, pertunjukan lain yang tampil yakni sepeda motor dengan lampu fosfor, ini bukan sepeda motor biasa.” ujar Direktur IFI David Tursz saat konferensi pers di Hotel Le Meridien, Kamis, 2 Mei 2013.

    Sepeda motor dengan lampu fosfor ini akan berkeliling ke beberapa kota tua dan besar Indonesia. Motor Blue Rider digelar oleh sekelompok seniman cahaya dari Paris yang tergila-gila pada teknologi baru. Motor 600 cc ini akan didandani di sebuah bengkel di Jakarta dilengkapi dengan lampu fostor yang menyala terang pada malam hari.

    Beragam acara ini akan menampilkan 14 program yang terdiri dari 53 pertunjukan dari para seniman Indonesia dan Prancis. Tahun ini acara ini merambah 13 kota di Indonesia, bertambah dari tahun lalu. Kali ini Kudus, Makasar, Malang dan Solo juga menjadi tempat penyelenggaraan acara.

    Beberapa seniman ternama Indonesia dan Prancis akan berkolaborasi dalam festival ini. Mereka adalah sutradara teater David Bobee akan berkolaborasi dengan Sha Ine Febrianti, kelompok Chabatz d'Entrar akan berkolaborasi dengan kelompok musik Bottlesmaker dan seniman teater Bandung. Lalu Penyanyi Bruno Procopio dan Batavia Madrigal Singer untuk pertunjukan paduan suara.

    Avip Prianta, konduktor yang terlibat acara ini sedang menyiapkan musik repertoar. “Musik yang akan disajikan ini agak asing meskipun standar repertoar. Luar biasa sulit tapi menyenangkan,” ujarnya.

    Duta Besar Prancis untuk Indonesia Corinne Breuze mengatakan acara ini merupakan bagian kerja sama budaya Indonesia dan Prancis. Kerja sama ini sudah memasuki usia yang ke-9. Dia berharap acara kolaborasi kedua negara ini terus berkesinambungan.

    DIAN YULIASTUTI


    Topik terhangat:

    Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional

    Baca juga:
    Begini Cara Mengetahui Keberadaan Susno Duadji

    May Day, Ini 7 Tuntutan Buruh

    Ayu Azhari Sering Ketemu Ahmad Fathanah

    Kadin Pecat Pengusaha Oesman Sapta Odang


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.