Cinema 21 Bantah Gusur 'Kerasukan' demi Ironman 3  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sesi dalam film Ironman 3 yang diperankan oleh Robert Downey atau Tony Stark dalam film Ironman. screenrant.com

    Sesi dalam film Ironman 3 yang diperankan oleh Robert Downey atau Tony Stark dalam film Ironman. screenrant.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Cinema 21 membantah tuduhan bahwa film Kerasukan yang diproduseri Firman Bintang digeser dari jadwal tayangnya secara tidak fair oleh pihaknya. Ketidakpuasan terhadap jadwal tayang ini berujung pada ditariknya film Kerasukan dari peredaran oleh sang produser.

    "Bahwa penarikan film Kerasukan pada hari Sabtu tanggal 27 Aprill 2013 adalah sepenuhnya atas permintaan pihak produser sendiri, tanpa didahului pembicaraan dengan pihak kami," ujar Corporate Secretary Cinema 21, Catherine Keng, melalui rilis pers yang dikirim pada Selasa, 30 April 2013.

    Pihak Cinema 21 juga membantah tuduhan bahwa film Kerasukan digeser karena masuknya film impor Ironman 3 yang seharusnya mendapat jadwal tayang perdana sehari setelah film Kerasukan. "Ironman 3 sejak jauh hari sebelumnya telah dijadwalkan rilis pada Kamis, 25 April 2013," kata Catherine. (Lihat: Iron Man 3 Gusur `Kerasukan`, Bioskop 21 Diprotes)

    "Tidak ada perubahan atau pemajuan jadwal rilis film tersebut seperti yang dituduhkan," dia menambahkan. Bahkan jadwal peluncuran Ironman, menurut Catherine, telah diketahui para produser dan importir film lain yang berkepentingan.

    Menurut Catherine, pihak produser film Kerasukan telah menyepakati bahwa mereka tetap ingin meluncukan film perdana ini pada Kamis, 25 April 2013 dengan pertimbangan sendiri. Padahal, di saat yang sama, Ironman 3 juga telah disepakati untuk diluncurkan. "Jumlah layar yang disediakan untuk film Kerasukan juga merupakan hasil kesepakatan dengan pihak produser yang bersangkutan," kata Catherine.

    Cinema 21 mengakui mereka melakukan pengalokasian jumlah layar untuk film Ironman 3 karena melihat animo masyarakat yang besar terhadap film tersebut. Tapi Cinema 21 membantah dugaan bahwa pengalokasian itu sengaja dilakukan dengan mengorbankan jumlah layar yang disediakan untuk film Kerasukan.

    Catherine pun menegaskan, Cinema 21 tidak pernah membedakan film impor dengan film produksi dalam negeri. Namun, sebagai bioskop yang melayani masyarakat, Cinema 21 senantiasa memberi alokasi jumlah layar yang memadai kepada film yang tentunya diminati oleh masyarakat. "Ya, tujuannya untuk memudahkan masyarakat menonton film tersebut," kata Catherine.

    CHETA NILAWATY



    Topik terhangat:
    Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional

    Baca juga:
    Edsus Sosialita Jakarta
    Ada Apa Antara Gita Wirjawan dan SM*SH?

    Spielberg dan Nicole Kidman Juri Festival Cannes

    Legenda Country, George Jones Dikabarkan Meninggal


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.