Nassar Terima Pesan Berantai Terakhir dari Uje  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nassar Farhat Ahmad alias Nazar KDI. (twitter @nazarKDI)

    Nassar Farhat Ahmad alias Nazar KDI. (twitter @nazarKDI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan suami istri Nassar dan Muzdalifah ikut berduka atas kepergian Ustad Jeffry Al Buchori atau yang akrab disapa Uje. Di mata Nassar, Uje adalah sosok ustad yang berbeda dari yang lainnya. Uje memiliki pembawaan yang gaul dan mudah diterima. “Bisa gaul, bisa ke sana ke mari. Bisa bedain mana yang serius, mana yang lagi main,” kata pendangdut ini.

    Saat memberikan nasehat, menurut Nassar, Uje tidak terkesan menggurui. Dengan humorisnya, pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik, bahkan hingga ke anak-anak.

    “Enggak ngajarin, tapi bercanda yang ada isinya,” kata Nassar. Nassar dan istri termasuk artis yang sering diundang ke pengajian Uje. Keduanya merasakan keakraban saat berbicara dengan almarhum.

    Nassar dan Muzdalifah mengetahui kabar kepergian Uje dari saudara ipar beliau, Hj. Asna, pada Jumat, 26 April 2013, jam 04.00 wib. Keduanya tidak percaya Uje benar-benar meninggal karena kecelakaan.

    Sebelumnya, ia hanya sempat menerima pesan berantai dari Uje yang menyatakan tak lagi akan mengaktifkan kontak BBM-nya. Kala itu Nassar mengira Uje hanya sedang bercanda. "Kirain iseng becandaan lewat BBM. Terakhir ketemu dia ceramah malam-malam," ujar Nassar.

    Nassar mendoakan agar Pipik, istri almarhum , bisa kuat, tidak terlalu lama bersedih karena masih ada empat orang anak yang harus diurus dan dirawat.

    NANDA HADIYANTI



    Topik terhangat:

    Gaya Sosialita
    | Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional



    Berita Lain:

    Bebas, Raffi Ahmad Kerja Lagi

    Bebas, Raffi Ahmad Ngumpet di Rumah Nenek

    Christy Jusung Menikahi Duda Tiga Anak


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.