Firasat Wanda dan Pesan BBM Uje

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wanda Hamidah. TEMPO/Seto Wardhana

    Wanda Hamidah. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO , Jakarta - Kepergian Ustad Jefry Al Buchori menghadap sang Khalik membuat sejumlah orang tak percaya. Tapi beberapa pertanda seolah diberikan oleh pria yang akrab disapa Uje itu, beberapa hari sebelum ia meninggal.

    Wanda Hamidah merasakan firasat tidak enak saat menerima pesan dari Uje yang terkirim ke Blackberry Messager (BBM) miliknya beberapa hari yang lalu. Pesan berupa "broadcast message" itu menyebutkan jika Uje tak lagi berkomunikasi menggunakan BBM dan nomor tersebut.

    "Di BBMnya dia juga meminta maaf lahir batin. Ada perasaan gak enak, seolah-olah dia sudah tau mau pergi," kata anggota DPRD DKI Jakarta itu, Jumat, 26 April 2013.

    Pesan dari Uje itu sempat membuat wanda bingung. Karena, Uje tidak mencantumkan nomor telepon baru yang bisa dihubungi. "Kok tidak meninggalkan kontak baru dia, seolah-olah mau meninggalkan kita semua. Itu yang bikin ada perasaan gak enak," ujarnya.

    Wanda pun sempat membalas BBM tersebut. Sayang, pesannya tak berbalas. "Saya balas," Uje baik-baik saja? Tapi gak dibalas karena mungkin sudah tidak dipake," kata dia.

    Politikus PAN itu merasa sangat kehilangan Uje. Apalagi baru-baru ini mereka sempat melaksanakan ibadah umroh bersama pada bulan Maret lalu.  "Itu pengalaman yang luar biasa, saya bersyukur sekali. Doanya sehabis Tawaf, bener benar membuat kalbu kita tersentuh," kata mantan model dan artis ini.

    MUNAWWAROH




    Topik Terhangat:
    Edsus Sosialita | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional | Bom Boston

    Baca juga:
    Pria Tampan Diusir dari Arab Angkat Bicara
    Twit Terakhir, Ustad Uje Baca Doa Mau Tidur

    Ini Spesifikasi Motor Gede yang Ditunggangi Uje
    Pose 'Ajaib' Para Sosialita di Depan Kamera


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.