Sebelum Kecelakaan, Ustad Uje Jatuh Dua Kali  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ustadz Jefri sebelum berceramah di kawasan Tanah Baru, Depok Maret 2011. Jenazah Uje akan dimakamkan di TPU Karet Bivak. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Ustadz Jefri sebelum berceramah di kawasan Tanah Baru, Depok Maret 2011. Jenazah Uje akan dimakamkan di TPU Karet Bivak. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Fajar Sidiq, adik dari Ustad Jeffry Al Buchori atau Uje menuturkan, saat keluar dari rumah, Uje dalam keadaan kurang fit. Uje bahkan sempat terjatuh dua kali sebelum ngopi bersama teman-temannya.

    "Karena beberapa hari ini sempat drop kondisinya, beliau mau refreshing. Itu pun sempat dicegah," kata Fajar Sidiq di rumah duka, Perumahan Bukit Mas, Rempoa, Tangerang Selatan, Jumat, 26 April 2013.

    Uje keluar dari rumah sekitar pukul 10 malam, bersama empat pengendara sepeda motor lain, termasuk Fajar Sidiq. Meski dalam keadaan tidak fit, Uje tetap ingin mengendarai sepeda motornya.

    Sebelum nahas di Pondok Indah, Uje sempat jatuh dua kali. Pertama kali ia jatuh karena permukaan jalanan yang tidak rata. Kedua, saat ia ingin menyalip sebuah mobil, dan sepeda motornya oleng. "Itu hanya jatuh biasa," kata Fajar.

    Ketiga kalinya, Uje berada di depan dan mengalami hilang kendali. Ayah dari tiga anak tersebut menabrak pohon dan akhirnya meninggal dunia. "Meninggal karena luka di sebelah kiri," kata Fajar Sidiq.

    Uje mengalami kecelakaan sekitar 01.30, dan langsung dibawa ke UGD Rumah Sakit Pondok Indah. Namun, dokter menyatakan Uje sudah meninggal dunia.

    NANDA HADIYANTI

    Berita Lain:
    Uje Dimakamkan di Karet Bivak

    Tabrak Pohon, Motor Gede Uje Rusak Parah

    Uje Terpelanting Usai Tabrak Pohon Palem

    Uje Bakal Disalatkan di Masjid Istiqlal

    Uje Kecelakaan Usai Ngopi di Kemang

    Uje Alami Kecelakaan Tunggal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.