Solmed Ajak Salat Gaib untuk Ustad Uje

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ustad Solmed. Tempo/Fardi Bestari

    Ustad Solmed. Tempo/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta - Ustad Soleh Mahmud atau biasa disebut Ustad Solmed, yang merupakan murid Ustad Jefry Al-Buchory, mengajak kaum muslim melakukan salat gaib untuk mendoakan ustad yang akrab dipanggil Uje ini seusai salat Jumat siang nanti. "Mari kita salat gaib usai salat Jumat nanti untuk Uje," katanya saat diwawancarai salah satu stasiun televisi swasta pagi ini.

    Ustad Kondang Jefry Al-Buchory tutup usia setelah sepeda motor yang ditungganginya mengalami celaka di Jalan Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh sang adik, Fajar Sidik, kepada wartawan, Jumat subuh, 26 April 2013. "Ustad meninggal di Rumah Sakit Pondok Indah pukul 02.00 WIB," ujarnya.

    Uje mengendarai sepeda motor besar Kawasaki Ninja dan hilang kendali di Jalan Gedung Hijau Raya, Pondok Indah. Sepeda motornya menabrak pohon palem di pinggir jalan, kemudian Uje terpental ke jalan.

    Kecelakaan terjadi pada pukul 01.00 WIB. Uje sempat dibawa ke rumah sakit oleh kerabat yang mengiringinya. "Sampai rumah sakit, dokter memvonisnya sudah meninggal," ujar Fajar Sidik.

    Jenazah Uje kini disemayamkan di rumah duka, Perumahan Bukit Mas, Bintaro, Pesanggrahan. Bendera kuning berkibar di pintu masuk perumahan tersebut. Para pelayat berduyun-duyun tiba di rumah Uje. Puluhan jemaahnya sudah mulai mengaji untuk jenazah. "Kami minta doa seluruh masyarakat untuk ustad," ujar Fajar Sidik.

    M. ANDI PERDANA

    Topik Terhangat:

    #Ujian Nasional | #Bom Boston | #Lion Air Jatuh | #Preman Yogya

    Baca juga:
    Eyang Subur Dilaporkan atas Penodaan Agama

    Eyang Subur, Konspirasi dan Pasal Santet
    Gagal Temui Adi, Pengacara: Eyang Subur Niat Baik
    Adi Bing Slamet Tantang Eyang Subur Ketemu di DPR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.