Iskandar Widjaja Raih Penghargaan dari Jerman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iskandar Widjaja, pemain biola Indonesia. Jakarta (28/04/2012). TEMPO/ JACKY RACHMANSYAH

    Iskandar Widjaja, pemain biola Indonesia. Jakarta (28/04/2012). TEMPO/ JACKY RACHMANSYAH

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain biola Iskandar Widjaja kembali meraih prestasi yang membanggakan. Dia mendapatkan penghargaan LOTTO Förderprize dari komite Festival musik Rheingau, Jerman.

    “Saya sangat bersyukur karena juri memilih dan memenangkan saya tahun ini,” ujar Iskandar melalui surat elektroniknya kepada Tempo, Kamis, 25 April,2013. “Sungguh ini kompetisi yang sangat ketat.”

    Juri penghargaan ini merupakan komite dari Festival Musik Klasik terbesar di Jerman. Di dalamnya juga terdapat direktur program dan konduktor terkenal dari orkestra Opera de Paris dan Chicago Symphony, Christoph Eschenbach. Penghargaan ini diberikan kepada pemain solo yang yang berbakat dan punya penampilan musik yang bagus.

    Untuk penghargaan ini, Iskandar berhak mendapatkan hadiah sebesar € 15 ribu atau senilai lebih dari Rp 190 juta. Pengagum komposer Johan Sebastian Bach ini akan tampil di festival itu pada 23 Juli mendatang.

    Festival Musik Rheingau ini merupakan festival musik klasik terbesar di Jerman. Sponsor utama dari festival ini adalah LOTTO Hessen dan Deutsche Post. Festival senilai €7,5 juta ini akan menghadirkan 159 konser yang dilaksanakan di 45 di Rheingau dan sekitarnya. Panitia menjual 125 ribu tiket untuk festival musik klasik ini. Tempat konser pun dari tahun ke tahun bertambah, seiring banyaknya penonton dan penampil.

    DIAN YULIASTUTI

    Topik Terhangat:
    Caleg |
    Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Preman Yogya

    Berita Terpopuler:
    Susno Berlindung di Ruang Kerja Kapolda Jabar

    Alasan Atlet Risa Suseanty Tolak Santunan Lion Air

    Eksekusi Susno Semalam, Kajati 'Lempar Handuk'

    Susno Keluar dari Markas Polda Tengah Malam

    Suap Daging, Luthfi Hasan Dijanjikan Rp 40 Miliar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.