Didi Mahardika Bayar Rp 20 Juta ke Mantan Istri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jane Shalimar dan Didi Mahardika. facebook/dok. pribadi

    Jane Shalimar dan Didi Mahardika. facebook/dok. pribadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sidang perceraian antara Didi Mahardika dan Garneta Haruni sudah sampai pada putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Majelis memutuskan Didi harus membayarkan idah selama tiga bulan sebanyak Rp 10 juta dan mutah sebanyak Rp 10 juta. Totalnya, Didi wajib membayarkan sejumlah Rp 20 juta.

    Jumlah tersebut diputuskan oleh majelis karena Garneta tidak dapat membuktikan penghasilan tetap Didi. Semua harus dibayar Didi dalam jangka waktu 14 hari. "Pembayaran dilakukan sebelum putusan ikrar talak, 14 hari. Sebenarnya tanpa harus menunggu itu," kata Milano, pengacara Garneta.

    Jika dalam jangka waktu yang diberikan Didi belum melunasinya, majelis akan mengingatkan. Pembayaran tersebut diperlukan sebelum dilakukannya sidang ikrar, yaitu sidang pembacaan ikrar di depan majelis yang menjadi kekuatan hukum atas status perceraian keduanya. "Selama menunggu, kami juga akan bicarakan ini (jumlah pembayaran idah dan mutah) dengan Garneta," Milano menambahkan.

    Dalam perceraian tersebut tidak ada pembicaraan masalah harta gono gini. Karena pengadilan menyatakan tidak ada kepemilikan harta bersama.

    Rumah yang sempat ditempati keduanya saat berumah tangga, di kawasan Jakarta Selatan, tertuliskan sebagai milik Guntur Soekarno Putera dan anak Soekarno lainnya. Karena itu majelis menyatakan tidak ada harta yang perlu diurus kembali. "Jadi hakim tidak menyatakan itu harta bersama," kata Milano.

    "Setelah 14 hari sidang ikrar dilakukan, status keduanya baru resmi janda dan duda," kata Milano. Jika telah resmi sebagai duda dan janda, keduanya diperbolehkan untuk menikah dengan pasangan barunya.

    NANDA HADIYANTI

    Berita Lain:

    Ratusan Siswa SD Batal Ujian Akibat Banjir
    Hujan Deras, Proyek Normalisasi Ciliwung Terhambat
    Kellan Lutz Berduka untuk Boston
    Kartel Bawang, KPPU Panggil Menteri Pertanian
    Lima Sekolah Tak Pakai Naskah Ujian Nasional Asli


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto