Sakit, Rihanna Batal Konser di Houston  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rihanna tampil dalam konsernya di Staples Center Los Angeles, California, Amerika Serikat, Senin (8/4). REUTERS/Mario Anzuoni

    Rihanna tampil dalam konsernya di Staples Center Los Angeles, California, Amerika Serikat, Senin (8/4). REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Houston - Rihanna membatalkan konsernya di Kota Houston, Texas, pada Senin, 15 April 2013. Dalam pernyataan yang dikeluarkan perusahaan penjual tiket, Live Nation, Rihanna dikabarkan tidak bisa tampil karena sakit.

    Perusahaan tiket ticketmaster.com ini juga meminta kepada para penggemar Rihanna agar tidak membuang tiket mereka. "Tiket itu masih dapat digunakan untuk konser yang sudah dijadwalkan ulang," tulis Live Nation.

    Ini bukan kali pertama Rihanna membatalkan konser karena sakit. Pada Maret lalu, pelantun lagu Diamonds ini terpaksa membatalkan dua rencana konsernya karena menderita laryngitis atau peradangan pada pita suara.

    Saat itu Rihanna langsung meminta maaf kepada para penggemarnya. "Ini hal terberat bagiku. Aku merasa orang-orang menunggu saat ini dan aku sedih karena mengecewakan kalian. Aku benci mengecewakan orang-orang yang tidak pernah menyakitiku! Aku sangat malu! Terima kasih untuk doa dan harapan kalian," kicau Rihanna kala itu.

    Namun, untuk saat ini Rihanna belum berkicau apa pun tentang pembatalan konser di Houston. Rencananya Rihanna akan tampil di Dallas, Texas, Selasa, 16 April 2013.

    USWEEKLY | DEWI RETNO



    Topik Terhangat:
    Lion Air Jatuh | Serangan Penjara Sleman| Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

    Baca juga
    EDISI KHUSUS Tipu-Tipu Jagad Maya

    Kata Saksi Bom Boston
    Bom Boston, Dua Pelari Indonesia Selamat
    Ustad Indonesia Orang Berpengaruh di New York



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.