Venna Melinda: Tiap Ditalak, Nafkah Dihentikan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Venna Melinda saat menghadiri sidang perceraiannya bersama Ivan Fadilla Soedjoko di  Pengadilan Agama Jakarta Selatan (15/4). TEMPO/Nanda Hadiyanti

    Venna Melinda saat menghadiri sidang perceraiannya bersama Ivan Fadilla Soedjoko di Pengadilan Agama Jakarta Selatan (15/4). TEMPO/Nanda Hadiyanti

    TEMPO.CO, Jakarta - Venna Melinda sudah tidak mampu menahan diri. Setelah lama bungkam, mantan penari salsa ini buka suara mengenai kehidupan rumah tangganya dengan Ivan Fadilla.

    "Setiap Mas Ivan menalak, semua nafkah lahir dan batin pasti diberhentikan," kata Venna dengan emosional dan menangis di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin, 15 April 2013.

    Mantan Puteri Indonesia ini mengatakan, dalam seminggu, Ivan menyebut talak sebanyak tujuh kali. Dan Venna sudah tidak diberikan nafkah oleh Ivan sejak awal tahun 2013. Sejak ditalak, Venna bingung memposisikan dirinya di hadapan pria yang telah memberinya dua anak itu. Selama tiga bulan, anggota Dewan ini tidak diberikan nafkah lagi. "Apakah ini digantung?" katanya.

    Atas alasan itu juga pada akhirnya Venna melangkahkan kaki ke Pengadilan Agama untuk mengajukan gugatan perceraian pada 25 Februari 2013. Venna hanya ingin memastikan status hukum perkawinannya bersama Ivan.

    "Saya masih berharap institusi ini bisa menyatukan kami kembali," Venna menambahkan. Saat mediasi, ada jalan untuk kembali. Jika masih memungkinkan, Venna ingin semua bisa melalui tahap mediasi. Venna membuka suara karena mulai merasa disudutkan oleh kubu Ivan yang seakan Venna-lah yang bersalah.

    NANDA HADIYANTI



    Topik Terhangat:
    Serangan Penjara Sleman| Harta Djoko Susilo | Nasib Anas



    Berita Lain:
    Venna Melinda Ditalak 7 Kali dalam Semalam
    Firaun Kecil Juga Butuh Istirahat

    Ahmadinejad Kunjungi Pabrik Uranium Niger

    Kebun Binatang Inggris Terbakar, 80 Hewan Mati


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.