Luncurkan Lagu Baru, Psy Bikin Heboh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Psy. thegang.gr

    Psy. thegang.gr

    TEMPO.CO, Seoul-Gara-gara mengejar eksklusivitas peluncuran lagu anyar, penyanyi Psy justru bikin heboh. Penyanyi berkacamata ini membingungkan industri dan wartawan musik di seluruh dunia.

    Psy yang sukses menggoyang dunia melalui lagu dan tarian Gangnam Style meluncurkan lagu teranyar berjudul Gentleman yang akan disebar ke 119 negara di dunia. Kabar peluncuran lagu anyar ini diungkapkan YG Entertainment, perusahaan manajemen yang menaungi Psy.

    Penyanyi rap itu direncanakan merilis lagu barunya melalui laman musik Korea Selatan mulai Jumat hari ini, 12 April. Baru kemudian hari Sabtu besok, 13 April 2013, dia meluncurkan lagunya ke pasar dunia. Tetapi karena tanggal peluncurannya berbeda, industri musik dan wartawan di seluruh dunia jadi bingung.

    “Akhirnya diputuskan peluncurkan Gentleman serentak di seluruh dunia pada Kamis tengah malam atau Jumat dinihari,” kata Psy.

    Di Korea Selatan, lagu anyarnya langsung berhasil menarik perhatian para pencinta musik negeri ini. Meski belum seheboh Gangnam Style, setidaknya Gentleman berhasil menarik perhatian para pencinta musik di negara lain seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.

    Sejak Selasa lalu, Psy dikabarkan telah menyelesaikan pengambilan gambar untuk video klip lagu terbarunya  dengan mengambil setting di berbagai daerah dan kota di negaranya. Pada lagu barunya bertempo lebih cepat dengan tambahan tarian ala Korsel yang diyakini akan disukai banyak orang.

    HADRIANI P |  KOREA.NET |  YOHAN.COM

    Berita Terpopuler:
    Pejabat DKI Mundur, Meninggalkan Jokowi

    Cara Pargono Memeras Asep Hendro

    DPRD Jakarta Tuding Jokowi Sebabkan Pejabat Mundur 

    Pilihan 2014 Cuma Mega, Prabowo, dan Ical

    Di Hugo's Cafe, Deki Akrab dengan Anggota Kopassus  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.