Ke Rumah Adi, Pengacara Eyang Subur Ditolak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adi Bing Slamet di Polda Metro Jaya, Senin (1/4). TEMPO/Nanda Hadiyanti

    Adi Bing Slamet di Polda Metro Jaya, Senin (1/4). TEMPO/Nanda Hadiyanti

    TEMPO.CO, Jakarta - Permasalahan antara Adi Bing Slamet dan Eyang Subur masih terus saja berlanjut. Ramdan Alamsyah, kuasa hukum Eyang Subur mendatangi kediaman Adi Bing Slamet di Perumahan Bumi Anggrek, Bekasi, dengan niat bersilaturahmi.

    Sayangnya, saat memasuki komplek tempat tinggal Adi, Ramdan ditahan oleh pihak keamanan komplek. "Kita udah niat baik mau silaturahmi. Tapi dari satpam, kata bos Adi tidak bisa masuk ke sana," kata Ramdan yang datang sekitar pukul 13.45 di Perumahan Bumi Anggrek, Bekasi, Kamis, 11 April 2013.

    Pihak keamanan mengatakan, bukannya dilarang untuk masuk, tetapi saat ini Adi sedang tidak berada di rumah. "Pak Adinya lagi pergi. Bukan tidak boleh, di rumah ada pembantu doang," kata Ade Sofyan, perwakilan pihak keamanan Perumahan Bumi Anggrek, Blok M&N, Bekasi.

    Maksud kedatangan Ramdan selain untuk bersilaturahmi, serta niat baik untuk membicarakan permasalahan kliennya, Eyang Subur dan Adi Bing Slamet. Kedatangannya juga atas rekomendasi yang diucapkan secara lisan oleh Mejelis Ulama Indonesia (MUI).

    MUI menginginkan permasalahan ini diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan. Sebisa mungkin jangan sampai masuk ranah hukum.

    NANDA HADIYANTI

    Berita Lain:
    Cara Jokowi Mencegah Tawuran Pelajar
    SBY, Presiden Paling Sering Rombak Kabinet
    Pemimpin Dunia: Inspirasi Industri Mode
    Pakai SIM Palsu Bergambar Putin, Pemuda Ditangkap
    Granat Aktif di Laci Meja Kepala Desa Sukamahi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.