Jada Pinkett Membebaskan Will Smith

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Will Smith dan istrinya, Jada Pinkett Smith. Usmagazine.com

    Will Smith dan istrinya, Jada Pinkett Smith. Usmagazine.com

    TEMPO.CO, Los Angeles - Aktris Jada Pinkett Smith akhirnya mau menjawab rumor tentang hubungannya dengan suaminya Will Smith. Berbicara dengan HUffpost Live, 4 April 2013, Jada membantah kalau hubungannya dengan suaminya berstatus terbuka.

    "Aku rasa tidak. Aku pikir orang berpikiran seperti itu karena Will dan aku sangat nyaman satu sama lain. Aku rasa mereka menyimpulkan dari caraku menjawab pertanyaan," ujarnya.

    Meski begitu, Pinkett mengaku kalau dia memang membebaskan Smith melakukan apa saja asal nyaman bagi dirinya sendiri. "Karena pada akhirnya Will menjadi miliknya sendiri. Aku di sini sebagai partnernya, tapi dia adalah miliknya sendiri. Dia sudah memutuskan siapa yang dia inginkan dan sebaliknya," ujar bintang Madagascar ini.

    Menurut dia, orang harus memahami pernikahan sebagai hubungan seumur hidup. Ibu dari Jaden dan Willow ini sudah membantah rumor perpisahan mereka sejak musim panas 2011 lalu. Pinkett mengatakan kalau ayah dari anak-anaknya adalah sahabat terbaiknya. Smith, kata Pinkett, selalu ada di sisinya saat ia melewati masa-masa sulit dalam hidupnya.

    "Dan itu adalah sesuatu yang tidak bisa kamu lupakan. Banyak hal yang tidak pernah kamu tahu, hal lain yang mungkin berubah. Tapi satu hal yang aku yakin, aku sangat mencintainya dan dia sahabat terbaikku," Jada menegaskan.

    Dengan begitu, ia yakin kalau mereka sudah menemukan dasar dari pernikahan mereka dan tidak akan ada yang bisa mengubahnya. Baginya, kabar buruk mengenai pernikahannya sudah sering dia dengar. Mulai dari kabar yang mengatakan kalau Smith adalah seorang gay sampai kabar perpisahan mereka. Namun, dia berusaha untuk mempercayai apa yang dia percaya dan itu sulit jika hidup dalam kepura-puraan.

    Pinkett yang juga bermain dalam triologi Matrix baru-baru ini mempromosikan film dokumenter yang berjudul Free Angela and All Political Prisoners. Film yang mengisahkan dia menjadi produser eksekutif bersama dengan suaminya itu bercerita tentang aktivis politik radikal tahun 1960-an Angela Davis. Film yang pertama kali diperlihatkan pada acara Toronto International Film Festival September 2012 lalu akan mulai diputar pada Jumat, 5 April 2013 di Amerika.

    LATIMES | DEWI RETNO

    Berita Lain:
    Kate Middleton Melahirkan Bulan Juli?
    Alasan Denny Sumargo Hindari Dj Verny
    Koleksi Terbaru Ivan Gunawan untuk Pernikahan
    Dj Verny Hamil, Pebasket Denny Sumargo Tak Mengaku


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.