Digitalisasi Arsip Film Indonesia Jadul  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lewat Djam Malam. wikipedia.org

    Lewat Djam Malam. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga arsip film Sinematek memanfaatkan teknologi dengan mengikuti era digital dan telah mengkonversi 29 film nasional dalam bentuk digital, Selasa, 2 April 2013.

    Kepala Sinematek Adisurya Abdy berharap, dalam beberapa bulan lagi, koleksi film Sinematek dapat dinikmati dengan perangkat berbasis Internet melalui video streaming. Dia mengaku sedang mempersiapkan rencana ini bersama rekannya yang memahami dunia teknologi informasi.

    "Enkripsinya nanti (film) enggak bisa di-download. Orang cuma bisa mengklik dan menonton," kata Adisurya saat jumpa pers di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI), Kuningan, Jakarta, Selasa, 2 April 2013.

    Sinematek, lanjutnya, tidak memiliki atau memegang hak cipta atas film yang disimpan di sana sehingga mereka tidak boleh memperjualbelikan film-film tersebut.

    Selain dapat dinikmati melalui perangkat berbasis Internet, Adisurya, yang baru dua minggu ini menjabat Kepala Sinematek, berusaha agar pengunjung yang ingin menonton koleksi film lama dan mempelajari sejarah film Indonesia dapat terbantu dengan sistem yang baru.

    Ia berencana memasukkan film-film yang telah dikonversi ke dalam bentuk digital pada data server. "Sehingga besok-besok, kalau ada orang yang datang ke Sinematek untuk menonton atau mempelajari film Indonesia, tinggal duduk, klik judul. Apakah ia mau lihat filmnya, posternya, atau mungkin musik ilustrasinya," Adisurya menjelaskan.

    Sekarang ini, dia mengaku, Sinematek masih menggunakan cara manual dan tradisional dalam mencari koleksi film maupun memutar film-film itu. Ia berharap, dalam beberapa bulan ke depan, 300 judul film koleksi Sinematek dapat dinikmati pengunjung dengan cara yang baru itu.

    Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti berpendapat, Sinematek idealnya menjadi pusat film Indonesia. "Ada arsip, pusat data dan informasi, pelatihan sinematografi, termasuk museum film yang terintegrasi satu sama lain," tuturnya.

    ANT | ALIA

    Berita Lain:
    Eva Mendez Diganggu, Ryan Gosling Marah
    Pengacara Eyang Subur Minta Investigasi ke MUI
    Mamiek Prakoso Emoh Bicarakan Eyang Subur
    Nicki Minaj Akan Jadi Juri American Idol


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.