Anak Heidi Klum Nyaris Tergulung Ombak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Heidi Klum memotret sambil bercanda dengan kekasihnya Martin Kristen, saat berlibur bersama anaka-anak dan kekasihnya di Hawaii (27/3). dailymail.co.uk

    Heidi Klum memotret sambil bercanda dengan kekasihnya Martin Kristen, saat berlibur bersama anaka-anak dan kekasihnya di Hawaii (27/3). dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Hawaii - Liburan Heidi Klum bersama kekasih dan anak-anaknya di Hawaii berubah menjadi bencana. Hal mengerikan ini terjadi saat anak laki-laki Heidi, Henry, 7 tahun, tergulung ombak di pantai, Ahad, 31 Maret 2013.

    Bukan hanya Henry, kedua pengasuh anak-anak Klum juga ikut tergulung. Beruntung saat itu kekasih Klum, Martin Kristen, mampu menyelamatkan ketiganya. Klum langsung menarik Henry ke pinggir pantai dan kemudian membantu Kristen untuk menarik kedua pengasuhnya.

    Di dalam foto yang dimuat secara eksklusif di laman Entertainment Tonight, Senin, 1 April 2013, tampak Klum berusaha untuk menarik keluar pengasuhnya dari gulungan ombak yang cukup besar. Sementara Kristen usai menolong ketiganya tampak kelelahan di pinggir pantai.

    "Kami tertarik ke lautan karena ombak yang besar. Tentu saja, sebagai ibu, aku sangat takut terhadap keselamatan anakku dan yang lainnya. Henry adalah perenang yang kuat dan mampu kembali ke daratan. Kami bisa menolong yang lain dengan selamat," ujar Heidi dalam pernyataannya.

    Henry merupakan anak pertama Heidi dengan mantan suaminya, penyanyi Seal. Setelah berpisah, keempat anak Heidi memang tinggal bersamanya. Saat ini Heidi sendiri sudah memiliki kekasih yang juga pengawal pribadinya, Martin Kristen.

    PEOPLE | DEWI RETNO

    Berita Lain:
    Zaman Modern, Ritual dari Paranormal Lebih Mudah

    Ini, Lima Raja Box Office Kuartal I 2013
    Bukukan Rekor, G.I Joe Raih Rp 393 Miliar

    Mahasiswa Pun Pergi ke Paranormal


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.