Konser SID dan Five Minutes Dikawal 750 Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Superman Is Dead

    Superman Is Dead

    TEMPO.CO, Malang - Sebanyak 750 polisi dikerahkan untuk mengamankan konser grup band Superman Is Dead dan Five Minutes di depan Balaikota Malang, Senin malam, 1 April 2013. Polisi diturunkan di jalur utama menunju panggung utama dan mengatur lalu lintas. Lantaran. ribuan warga Malang akan menumpuk di pusat Kota Malang.

    "Mereka disebar di sekitar panggung," kata Kepala Kepolisian Resor Malang Kota, Ajun Komisaris Besar Teddy Minahasa Putra. Polisi juga berjaga untuk mencegah tawuran antar penonton dan tindakan kriminalitas. Seperti pencopetan dan pencurian kendaraan yang marak terjadi saat ada konser musik.

    "Warga juga harus menjaga sendiri keamanan kendaraannya," katanya. Polisi juga akan mengawasi dan memeriksa seluruh penonton. Tujuannya untuk mencegah peredaran minuman keras dan senjata tajam. Untuk mencegah tawuran antar penonton.

    Konser dua band ibu kota ini merupakan puncak peringatan ulang tahun Kota Malang ke 99. Sebuah panggung besar akan berdiri di depan Balaikota Malang. "Masing-masing akan menyanyikan 12 sampai 15 lagu," kata promotor acara Ade Herawanto.

    Selama pagelaran musik anak muda ini, seluruh jalur di bundaran Jalan Tugu Balaikota Malang ditutup total. Kedua band dipilih berdasarkan polling terhadap anak muda Malang. Seluruh acara ditanggung pihak sponsor.

    "Pemerintah Kota Malang tak mengeluarkan anggaran sama sekali," katanya. Sementara, kedua band ini juga memiliki banyak penggemar di Malang. Konsepnya, aksi SID dan Five Minutes akan menjadi pesta rakyat. Tak ketinggalan band lokal anak muda di Malang turut serta menjadi band pembuka. Seperti Knight Furry dan d'Kross. Serta ditutup dengan pesta kembang api.

    Juga disuguhkan aneka kesenian tradisi asli Malang. Seperti tari topeng, dan kesenian tradisi lainnya. Sejumlah seniman turut terlibat dan mendukung kegiatan peringatan ulang tahun Kota Malang yang tepat jatuh 1 April. Tujuannya, untuk melestarikan kesenian tradisional.

    EKO WIDIANTO

    Berita terpopuler lainnya:
    Kasus Cebongan, Ketika Detektif Dunia Maya Beraksi 

    Kronologi Idjon Djambi Perlu Dikonfrontasikan 

    Pelaku Penyerangan Penjara Sleman Mulai Terkuak

    Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Jakarta


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.