Kesuksesan Krisdayanti Bukan dari Guru Spiritual  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Krisdayanti. TEMPO/Yosep Arkian

    Krisdayanti. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO, Jakarta - Diva pop Indonesia, Krisdayanti, mengaku guru spiritual Anang Hermansyah, Kiai Mahmud Nahrowi, di Pondok Pesantren Riyadhus Shalihin Al Amin, Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, Jember, memiliki peran besar dalam kariernya selama ini.

    Menurut Yanti, Mahmud, yang biasa dipanggil Pak Kiai itu, diminta Anang untuk memantau karier Yanti serta menjadi pemberi masukan dan penunjuk jalan. "Aku mengaminkan saja karena aku mengerti doa dan restu dari seorang tokoh agama seperti beliau merupakan berkah," kata Yanti dalam buku Catatan Hati Krisdayanti, My Life My Secret karangan Alberthiene Endah.

    Namun, Yanti sempat gelisah ketika melihat Anang sangat bergantung pada Pak Kiai yang sudah seperti ayah kandungnya itu. Yanti menganggap, Pak Kiai diartikan sebagai kunci penentuan langkah.

    "Bukan lantaran aku mengecilkan makna Pak Kiai, aku sangat menghormati beliau," kata Yanti. "Namun aku ingin Anang memimpin keluarga dengan segala keutuhannya. Ia tak perlu gamang atau ragu bila belum mendapat masukan dari Pak Kiai," kata Yanti.

    Yanti mengungkapkan, banyak teman artisnya yang minta diajak ke Pak Kiai karena melihat kesuksesan dirinya sebagai seorang penyanyi papan atas.

    "Aku mendengar isu dari beberapa rekan artis kalau aku punya pegangan yang membuatku sukses. Buat aku, ini sudah salah kaprah," kata wanita 38 tahun ini.

    Menurut Yanti, kesuksesan seseorang merupakan usaha dan perjuangannya sejak dulu. "Penasihat spiritual memiliki fitrahnya sendiri, dia bukanlah peramal atau penentu nasib," Yanti menegaskan.

    Yanti khawatir, kesuksesannya dianggap orang karena dikendalikan oleh sosok lain. "Kesuksesanku memang dipayungi doa dan restu Pak Kiai, tapi juga ada perjuangan dan usaha," kata ibu empat anak ini. Simak Edisi Khusus Guru Spiritual Para Pesohor.

    ALIA FATHIYAH

    Topik Terhangat:

    EDISI KHUSUS Guru Spriritual Selebritas || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo|| Nasib Anas

    Baca juga:
    Soeharto dan Dunia Mistik
    Kiai Anggap Eyang Subur Bukan Tokoh Spiritual
    Mau Terkenal, Seleb Diminta Zikir 450 Kali Sehari


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.