Rakyat dan Pejabat Jadi 'Pasien' Sohoi Tidore  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi zikir. Wikipedia.org

    Ilustrasi zikir. Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta -Sohoi di Tidore ikut mengambil keputusan penting bagi kerajaan Tidore. Namun keberadaan mereka kian tenar seiring banyaknya pejabat yang datang kepadanya. Sohoi Abdulah Husein secara hirarki, merupakan kerabat dari Wali Kota Tidore Kepulauan Achmad Mahifa.  Ia mengaku pernah didatangi gubernur, petinggi TNI, dan bahkan PSSI.

    Wali Kota Ternate Burhan Abddurahman pun pernah menemuinya. “Untuk pejabat yang datang, ingin didoakan agar segala macam hambatan hidup seperti karir bisa berjalan sukses,” kata Abdullah kepada Tempo.

    “Ada juga yang dimintai didoakan agar negara ini aman dan damai jauh dari konflik. Serta ada yang minta untuk dilindungi dari gangguan mahluk gaib.”

    Adullah telah 10 tahun lebih menjadi sohoi. Dalam kesehariannya, ia hanya beraktivitas di dalam rumah untuk melayani warga yang datang berobat. Setidaknya dalam sepekan Abdulah membuka lima hari khusus untuk warga biasa dan dua hari untuk tamu penting.

    Secara sosial ekonomi Abdulah merupakan kelompok masyarakat berkecukupan. Beberapa anak-anaknya pernah mengecap pendidikan tinggi.

    Selama memegang amanah sebagai sohoi, Abdullah tidak pernah didatangi orang untuk keperluan menyakiti orang lain. Apalagi keperluan menuntut ilmu-ilmu hitam dan persungian. Selain memang dilarang syarat agama, Abdullah menolak permintaan semacam itu. Apalagi memang ilmu-ilmu seperti itu tidak diajarkan di kampung Gurabunga.  

    “Kami hanya mengobati orang sesuai syariat agama,” kata Abdullah. “Jika ada orang yang mempunyai ilmu hitam atau sejenisnya pasti kami akan menolaknya untuk mengobatinya. Yang diajarkan leluhur kami adalah membantu mengobati orang yang membutuhkannya.” (Baca EDISI KHUSUS Tempo: Para Guru Spiritual)

    BUDHY NURGIANTO

    Baca juga
    Ditinggal Guru Spiritual, Soeharto Menangis

    Menjadi Presiden, Soeharto Dipantau Secara Gaib

    Soeharto, Bunga Wijayakusuma, dan Cendana

    Topik Terhangat:  Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo|| Nasib Anas


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.