Penjualan Tiket Orkestra Palestina Seret

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, JakartaPalestine National Orchestra akan tampil di Aula Simfonia Jakarta, Kemayoran, pada Sabtu-Minggu, 30-31 Maret 2013. Tetapi, hingga kemarin tiket penjualan pertunjukan ini masih seret. Promotor konser bahkan menurunkan harga tiketnya agar lebih terjangkau dan menarik penonton lebih banyak.

    "Penjualan masih sedikit. Dari kapasitas 1.400 kursi, baru seratusan (yang terjual). Sore tadi (kemarin sore) kami bahkan sudah mengubah harga tiket," ujar Rami T. Asrawi, Managing Director PT Agate Indonesia Selaras (Agate Convex), penyelenggara konser ini, kepada Tempo, Kamis petang, 28 Maret 2013.

    Harga tiket konser ini semula dibanderol mulai Rp 500 ribu hingga Rp 2,5 juta. Belakangan mereka menurunkan harga, menjadi Rp 350 ribu hingga Rp 1,75 juta.

    Orkestra yang membawa 48 musisi dan soprano tersebut akan menghibur warga Jakarta pada akhir pekan ini. Separuh dari mereka adalah warga Palestina yang tinggal di Yerusalem, Ramalah, dan Haifa. Sisanya merupakan generasi kedua keturunan Palestina di berbagai negara. Mereka akan membawakan beberapa nomor klasik dan beberapa komposisi karya anggota orkestra. Para anggota orkestra ini juga bergabung di berbagai orkestra internasional di Eropa dan Timur Tengah.

    Rami berharap dengan turunnya harga tiket bisa menarik minat penonton lebih banyak. Dia juga sudah menghubungi banyak pihak yang peduli terhadap Palestina untuk bisa menonton dan menginformasikan soal acara ini. Dia juga mengaku sudah bertemu tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin, untuk ikut membantu.

    "Semua masih minim. Kami hanya berharap ada keajaiban dalam dua hari ini. Insya Allah," ujarnya.

    Rami mengaku sangat heran terhadap minimnya penjualan tiket untuk pertunjukan ini. Padahal, jika solidaritas masyarakat muslim Indonesia terhadap Palestina cukup besar. "Ribuan orang turun ke jalan untuk Palestina, tapi ketika kami datang di mana mereka sekarang? Kami ini semua Palestina," kata Rami.

    Dia juga mengaku kesulitan mendapatkan sponsor untuk pertunjukan yang berkelas ini. Akhirnya dia dan koleganya mengeluarkan dana sendiri yang tak kurang dari US$ 400 ribu. "Saya tidak tahu nanti menutup biaya ini dari mana," ujarnya.

    Rami mengharapkan hingga pertunjukan nanti penjualan tiket ada peningkatan.
    Untuk. Pembelian tiket bisa diperoleh melalui pemesanan online di rajakarcis.com, ibudibjo.com, atau penjualan langsung di Studio Musik Rossi, Jalan Fatmawati Nomor 30, Jakarta Selatan dan Aula Simfonia Jakarta Kemayoran.

    DIAN YULIASTUTI


    Berita Terkait


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.