Kesulitan Keith Urban sebagai Juri American Idol

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keith Urban. REUTERS/Steve Marcus

    Keith Urban. REUTERS/Steve Marcus

    TEMPO.CO , Jakarta: Menjadi juri acara pencarian bakat tidak terlihat mudah seperti kelihatannya. Setidaknya itu yang dirasakan oleh penyanyi Keith Urban sebagai juri American Idol. Dalam wawancaranya dengan People, 25 Maret 2013, Keith mengaku setuju dengan mentor American Idol, Jimmy Iovine yang menyebutkan kalau juri harus lebih keras.

    "Dia (Jimmy) benar. Ini tidak mudah bagi kami karena kami berasal dari tempat yang berbeda," ujar Keith yang menjadi juri bersama dengan Nicki Minaj, Mariah Carey dan Randy Jackson.

    Bagi Keith, tidak mudah menjadi juri karena mereka harus memberi masukan kepada seorang artis muda di hadapan jutaan penonton. "Berusaha untuk memberikan kritik membangun dengan cara yang tidak menyakiti mereka. Aku tidak pernah ingin menyakiti orang lain," ujarnya.

    Keith berusaha memberi masukan yang seimbang. Ia memperhatikan cara kontestan menanggapi kritikan yang dia berikan. "Kadang-kadang mereka berada di posisi terapuh,” kata dia. “Kamu bisa melihatnya, mereka tidak siap mendapat kritikan dan aku berusaha menetralkan situasi ini. Aku selalu berusaha untuk memberi masukan yang seimbang."

    Ajang pencarian bakat bagi Keith bukanlah hal baru, karena ia pernah mengikuti ajang sejenis kala masih berusia kanak-kanak. Meski begitu, Keith mengatakan format di American Idol jauh lebih berat. Karena para kontestan diharuskan bernyanyi di hadapan para juri, tanpa diiringi musik, dan bantuan alat lain.

    "Tidak ada pertunjukkan yang melakukan hal seperti ini. Dan itu pasti berat. Aku tidak tahu apa aku bisa melakukannya," kata dia.

    DEWI RETNO

    Topik Terhangat Tempo.co: Serangan Penjara Sleman || Kudeta || Krisis Bawang || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas

    Baca juga
    Pure Saturday Ramaikan ARTE Arts Festival

    Miss Hong Kong Kagum Pada Perempuan Berjilbab

    Tan Twan Eng Menangi Penghargaan Sastra Asia

    Laura dan Marsha Buka ARTE Indonesia Arts Festival




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.