Mendengarkan Lantunan Musik Klasik ala Palestina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • The Palestine National Orchestra. latimes.com

    The Palestine National Orchestra. latimes.com

    TEMPO.CO, Jakarta —Jika mendengar kata Palestina, yang terbayang dalam benak kita adalah perjuangan Intifada hingga perang yang menewaskan ribuan warga untuk meraih kebebasan dari penjajahan Israel.

    Namun kali Palestina akan mempersembahkan sebuah bahasa yang menyatukan kita semua tanpa batasan, yaitu musik klasik di Indonesia. Banyak orang di dunia yang belum mengetahui, ternyata negara yang masih dirundung konflik itu memiliki orkestra besar kelas dunia, The Palestine National Orchestra.

    Orkestra yang membawa 48 musisi dan soprano tersebut akan menghibur warga Jakarta pada akhir pekan mendatang. Pertunjukkan yang menghabiskan biaya hampir US$ 400 ribu itu dapat disaksikan di Aula Simfoni, Kemayoran, Jakarta.

    “Orkestra ini memang belum memiliki tempat tetap di Palestina karena separuh musisinya merupakan diaspora warga Palestina di seluruh penjuru dunia. Namun mereka merupakan musisi kelas satu di masing-masing orkestra di berbagai penjuru dunia,” kata Rami T. Asrawi, Managing Director Agate Convex, penyelenggara konser ini, saat berkunjung ke kantor Tempo, Senin 25 Maret 2013.

    Selama dua malam, orkestra yang akan dipimpin konduktor asal Viena Philharmonic Orchestra, Matthew Coorey, ini akan menyajikan sejumlah komposisi Barat seperti Mozart dan Beethoven. Namun konser yang akan dibanderol mulai Rp 500 ribu hingga Rp 2,5 juta itu juga akan menyajikan musik klasik dengan aroma Palestina.

    Salah satu penampilan menarik akan disuguhkan oleh penyanyi soprano, Mariam Tamaki. Perempuan blasteran Palestina-Jepang itu akan menyanyikan komposisi sulit milik Rossini dan Mozart. “Dalam konser kali ini, Mariam akan mengenakan kebaya rancangan Anne Avantie,” ujar Nana Diah Purnawati, Direktur Agate.

    Tujuan utama konser ini menurut Rami untuk memperdengarkan suara Palestina kepada dunia, terutama bangsa Indonesia. “Indonesia merupakan sahabat Palestina dan pusat pergerakan di Asia. Kami ingin menunjukkan bahwa bangsa Palestina adalah bangsa yang damai dan beradab,” Rami menambahkan.

    SITA PLANASARI AQUADINI

    Berita Terpopuler:
    Penyerbuan LP Cebongan Bermula dari Saling Pandang 

    Operasi Buntut Kuda Penjara Cebongan Sleman

    Lihat Teman Satu Sel Didor, Napi Cebongan Trauma 

    Ini Kronologi Penyerbuan Cebongan Versi Kontras 

    Firasat Buruk Pemindahan Tahanan Lapas Sleman 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.