Sean Blusukan Mencari Chicharito

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kamasean Matthews bersama foto bertanda tangan pemain MU Chicarito. TEMPO/Dwianto Wibowo

    Kamasean Matthews bersama foto bertanda tangan pemain MU Chicarito. TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sean, penyanyi lulusan Indonesian Idol, setengah mampus mengagumi penyerang Manchester United, Javier Hernandez. Bagi lajang 17 tahun ini, Hernandez masuk kategori imut parah. "Saking imutnya, gue kagak bisa napas," kata pemilik nama asli Kamasean Yoce Matthews ini kepada Tempo sembari tertawa pekan lalu.

    Pertengahan Januari lalu, Sean berkesempatan mengunjungi Stadion Old Trafford, kandang MU. Kunjungan itu adalah hadiah dari Indonesian Idol. Tentu saja kesempatan ini tidak dibuangnya sia-sia. Ia pun mengudak-udak isi stadion mencari Chicharito--julukan Hernandez yang berarti 'kacang polong' dalam bahasa Spanyol. Sayangnya, karena turun salju, MU absen latihan.

    Pantang menyerah, Sean meminta pemandu tur untuk memasukkannya ke ruang ganti. Aturan aslinya, blusukan seperti itu tak diperbolehkan. Namun, entah kenapa, permintaan Sean dikabulkan. Begitu di ruang ganti, ia menemukan gantungan kaus Chicharito dan menciuminya. Sean pun "meleleh". Rasa penasaran di kepalanya terbakar jadi abu meski ia tak bertemu dengan sang idola.

    Seakan-akan tahu bahwa hati Sean sedang galau, pemandu tur memberinya foto bertanda tangan asli Chicharito. Galaunya pun bablas. Kini foto itu terpajang di meja belajarnya tanpa bingkai. "Gue harus jadi reporter televisi biar bisa ketemu Hernandez langsung," ujarnya kali ini dengan mimik serius. (Baca:Majalah Tempo)

    HERU TRIYONO

    Berita Lain:
    Ryan Gosling Niat Mundur dari Hollywood 
    Malam Pertama di Penjara, Jupe Insomnia
    Konser Tunggal Glenn Fredly Ada Lagu Daerah 
    Glenn Fredly Jadi Produser Film  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.