Yang Istimewa untuk Michelle Yeoh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Michelle Yeoh. AP/Andrew Medichini

    Michelle Yeoh. AP/Andrew Medichini

    TEMPO.CO, Hongkong - Ada yang istimewa bagi bintang film asal Malaysia, Michelle Yeoh, di ajang Penghargaan Film Asia ke-7 tahun ini. Aktris ini mendapat penghargaan kehormatan di tempat kariernya dimulai.

    Tahun lalu dia memerankan tokoh Aung San Suu Kyi dalam film The Lady. Dia sangat gembira mendapatkan penghargaan Excellence in Asian Cinema tersebut. “Saya harap ini bukan cara mereka menyuruh saya pensiun,” ujarnya, bercanda, saat pemberian penghargaan di Grand Hall Hong Kong Convention and Exhibition Center, Hong Kong, Senin malam, 18 Maret 2013.

    Pada film biopik itu, dia memerankan tokoh politik pro-demokrasi Myanmar dan memenangi hadiah Nobel Perdamaian. Yeoh menyiapkan peran sebagai Suu Kyi selama empat tahun. Setelah film biopik, aktris ini belum melakukan pengambilan gambar untuk film yang terbaru. Tetapi dia mengatakan sudah lama mendengar rumor kelanjutan film Crouching Tiger Hidden Dragon.

    Pemeran Yu Shu Lien dalam Crouching Tiger Hidden Dragon ini mengaku belum mengetahui naskahnya. Laporan terbaru mengatakan bintang kung fu Donie Yen akan dipasang di proyek terbaru dan Yeoh menyambut gembira bekerja sama dengan Yen jika sekuel ini dikembangkan.

    Ajang festival film ini dibuka dengan film yang menampilkan kehidupan dan karya master seni bela diri, Ip Man: the Final Fight. Juga ditayangkan karya perdana Ronny Yu dan veteran sutradara Hong Kong Johnnie To yang menampilkan Andy Lau. (Baca Topik Terhangat:Paus Fransiskus || Hercules Rozario || Simulator SIM Seret DPR || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas)

    BBC| DIAN YULIASTUTI

    Baca juga
    Beckham Pemain Bola Terkaya di Dunia

    Rahmad Darmawan Umumkan 28 Pemain Timnas

    Cassano Namai Anaknya Lionel

    Reina Tepis Rumor ke Barcelona


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.