Album Baru David Bowie tanpa Tur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  David Bowie. todayszaman.com

    David Bowie. todayszaman.com

    TEMPO.CO, London - Penyanyi dan musikus David Bowie menyatakan dia tidak akan melakukan tur untuk promo album terbarunya, The Next Day. Album baru ini sendiri dirilis pada Selasa, 12 Maret 2013 lalu.

    Tapi istri Bowie, Iman, mengatakan hal lain soal rencana tur tersebut.. Kepada majalah Grazia, Iman mengatakan, jika Bowie melakukan tur, ia harus berada di rumah bersama anak perempuan mereka yang masih berusia 12 tahun dan masih bersekolah. Menurutnya, jadwal sekolah anak mereka membuatnya kesulitan untuk bebas berpergian.

    "Jadwal kami tergantung dia, jadi aku tidak tahu. Kami harus mengunjungi dia (Bowie), tapi kami tidak akan ikut tur dengannya" ujar Iman, yang dikenal sebagai supermodel.

    Sementara itu, sumber lain menyebutkan rencana tur ini masih 50:50. Gerry Leonard, gitaris yang biasa mengiringi penyanyi era 1970-an ini, mengatakan Bowie masih belum memutuskan mengenai tur tersebut. Meskipun begitu, beberapa kali saat mereka latihan, Bowie selalu membayangkan lagunya akan lebih bagus jika dibawakan secara langsung.

    "Tentu saja orang bertanya-tanya, apa benar ia (Bowie) menginginkan itu. Tapi dia hanya memainkan matanya saja jika ada yang menyinggung masalah tur," ujar Leonard kepada Rolling Stone.

    Pernyataan lain keluar dari Tony Viconti, produser dari album Bowie, The Next Day. Menurut Viconti, Bowie mengatakan dia tidak akan melakukan tur. "Ia tidak akan mengubah pikirannya untuk melakukan tur," ujarnya. Bowie sendiri sampai saat ini belum menyatakan secara langsung mengenai kegiatan yang tentunya ditunggu penggemarnya di seluruh dunia ini.

    HUFFINGTONPOST | DEWI RETNO

    Berita Lain:
    Adera Ingin Lepas dari Bayang-bayang Ebiet G Ade
    Pengalaman Erik Meijer Berkendara di Jakarta
    Sherina dan Rio Dewanto Jadi Duta Busana Jepang
    Simple Plan Janji Akan ke Indonesia Lagi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.