Joss Stone Berharap Rhoma Menjadi Presiden

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam pertemuan tersebut Joss Stone banyak bertanya soal musik dangdut kepada Rhoma Irama. Joss mengaku sebelum berkunjung ke Indonesia ia banyak melihat video musik Rhoma Irama dari Youtube. Foto: Dok. Archie Wirija untuk TEMPO

    Dalam pertemuan tersebut Joss Stone banyak bertanya soal musik dangdut kepada Rhoma Irama. Joss mengaku sebelum berkunjung ke Indonesia ia banyak melihat video musik Rhoma Irama dari Youtube. Foto: Dok. Archie Wirija untuk TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi asal Inggris, Joss Stone bukan saja penasaran dengan musik dangdut dan berniat ketemu Rhoma Irama. Tapi Stone ingin bertanya soal keinginan Rhoma menjadi presiden pada 2014. "Dia bertanya dua hal, soal dangdut dan soal pencapresan," kata Rhoma, Kamis, 7 Maret 2013.

    Menurut Rhoma, Stone telah mendengar perihal dirinya ikut bursa capres 2014 dari berita yang beredar. Kedatangan Stone ingin mengkonfimasi berita yang didengarnya itu. "Saya bilang ke dia, saya bukan berambisi jadi presiden," kata raja dangdut ini.

    Stone berharap Rhoma bisa menang dalam pemilihan presiden, mengingat musikus tersebut dikenal sebagai pencetus munculnya musik dangdut di Indonesia.

    "Dia support saya menjadi presiden. Katanya,'saya surprise kalau Anda bisa menjadi presiden. Alangkah lebih baik jika seorang seniman menjadi presiden," kata Stone seperti ditirukan Rhoma.

    Sehari sebelum manggung di Java Jazz, Stone bertandang ke rumah Rhoma di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Peraih multiplatinum ini ingin membuat dokumenter musik lokal di Indonesia. Dua minggu sebelum kedatangannya, pihak Stone sudah mengabari ayah kandung Ridho Rhoma itu.

    ALIA FATHIYAH

    Berita Lain:
    Saksi: 'Racikkan untuk 5 Orang' dari Ponsel Raffi 
    Afgan Narsis di Panggung Music Bank Jakarta

    Di Bui, Cynthiara Alona Bertemu Napi Brutal
    Yang Dilakukan Cynthiara Alona Setelah Bebas


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.