Petualangan Satu Malam Joss Stone di Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Usai bertemu Rhoma Irama, Joss Stone mencoba naik bajaj yang melintas di dekat rumah Rhoma. Maka ia pun naik dan sempat berfoto di dalam bajaj. Foto: Dok. Archie Wirija untuk TEMPO

    Usai bertemu Rhoma Irama, Joss Stone mencoba naik bajaj yang melintas di dekat rumah Rhoma. Maka ia pun naik dan sempat berfoto di dalam bajaj. Foto: Dok. Archie Wirija untuk TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum mengunjungi Indonesia untuk tampil pada hari pertama Java Jazz Festival, penyanyi asal Inggris, Joss Stone, sudah melakukan riset lebih dulu tentang Indonesia. Yang paling membuatnya penasaran adalah ingin mengenal lebih dalam tentang musik dangdut, yang ia tonton di YouTube.

    Alhasil, Kamis, 28 Februari, satu hari sebelum manggung, Stone ngider Jakarta dan melakukan aktivitas seperti masyarakat Jakarta pada umumnya. (Baca: Ketemu Rhoma, Joss Stone Rela Menunggu)

    Keluar dari hotel pukul 16.00, Stone minta diantar ke rumah raja dangdut Rhoma Irama di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Mengenakan jins belel serta atasan biru dan rambut diikat ala kadarnya, Stone membawa tiga videographer untuk merekam hasil wawancaranya dengan Rhoma. Stone memang tertarik untuk membuat video dokumenter mengenai musik-musik lokal di Indonesia.

    Pada pertemuan itu, Rhoma menjelaskan asal mula musik dangdut yang muncul pada tahun 1970-an. Stone juga kagum dengan keahlian Rhoma meracik musik yang merakyat dan menjadi ciri khas masyarakat Indonesia itu. Setelah menunggu selama 15 menit, akhirnya Rhoma bertemu dengan Stone selama 30 menit.

    "Dia (Rhoma) bagus. Saya pikir, alangkah baiknya jika seorang musikus harus keliling dunia," kata Stone. Ketika diberi tahu Rhoma mencalonkan diri menjadi Presiden 2014, Stone mengangguk. "Kita lihat saja apa yang terjadi nanti," kata Stone di YouTube, yang diunggah Archie Fitrah Wirija, liaison officer (LO) Stone selama di Jakarta.

    Stone juga mencoba naik bajaj, yang menurutnya berbeda. Ulah uniknya tidak berhenti di situ. Ketika ingin mencoba makanan di Warung Solo Jeruk Purut, di pinggir jalan sebuah gang, Stone tertarik dengan seekor ayam yang melintas. Ia pun menggendong ayam itu dan diajak bicara dengan lembut.

    Ketika sampai di Warung Solo, Stone lagi-lagi terkesima melihat permainan gamelan Jawa oleh Haryono, yang berusia 83 tahun. "Ini Pak Haryono usianya 83 tahun, saya enggak pernah melihat ini sebelumnya. Terdengar lembut alat musik ini," kata Stone takjub.

    Di Warung Solo, Stone memilih gado-gado karena dirinya seorang vegetarian. Petualangan hari itu ditutup dengan minum susu jahe. Stone pun sampai di hotel pukul 21.00 dan mempersiapkan diri untuk tampil Java Jazz keesokan harinya.

    ALIA FATHIYAH

    Berita Lain:
    Temui Rhoma Irama, Joss Stone Rela Menunggu
    Amy: Ada yang Ingin Mempersulit Saya
    Ibunda Raffi Ahmad: Anak Saya Kok Seperti Teroris?
    Mengabdi di Musik, Rossa Menolak Tawaran Politik


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.