BNN Tolak Gugatan Praperadilan Raffi Ahmad

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penggemar Raffi Ahmad menggunakan kaos bergambar raffi ahmad dan imbauan keadilan untuk kebebasan Raffi Ahmad saat mengikuti jalannya sidang pra peradilan Raffi Ahamd di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Penggilingan, Jakarta, (5/3). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah penggemar Raffi Ahmad menggunakan kaos bergambar raffi ahmad dan imbauan keadilan untuk kebebasan Raffi Ahmad saat mengikuti jalannya sidang pra peradilan Raffi Ahamd di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Penggilingan, Jakarta, (5/3). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Narkotika Nasional langsung menolak gugatan tersangka artis Raffi Ahmad dalam sidang pertama praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa, 5 Maret 2013. Sidang itu dipimpin oleh hakim Sigit Sutriono dengan agenda pembacaan gugatan oleh tim kuasa hukum Raffi dan tanggapan BNN.

    Tim kuasa hukum Raffi yang diwakili oleh Hotma Sitompoel membacakan gugatannya dalam persidangan. Dalam gugatannya, Hotma keberatan dengan upaya-upaya hukum yang dilakukan BNN terhadap kliennya.

    Menurut Hotma, penangkapan dan penahanan Raffi telah melanggar undang-undang. Dia merujuk pada sangkaan kepemilikan dan pemakaian metilon oleh Raffi. "Dalam penjalanan tugas penyidikan, termohon (BNN) tetap mengacu pada KUHP di mana tidak ada ketentuan khusus tentang zat yang dimaksud," kata Hotma.

    Hotma juga menyinggung keputusan BNN memindahkan Raffi ke panti rehabilitasi Lido, Jawa Barat. Padahal, menurut Hotma, Raffi dinyatakan sehat oleh RSKO dan kliennya tak pernah bersedia untuk direhabilitasi.

    "Pecandu yang sudah cukup umur wajib laporkan diri atau dilaporkan keluarganya ke panti rehab yang ditunjuk. Faktanya, pemohon, orang tua, tidak pernah mengajukan. Termohon juga belum dapatkan keputusan dari hukum," Hotma menjelaskan.

    Deputi Penindakan dan Pemberantasan BNN Benny Mamoto mengatakan, penangkapan, penahanan, serta pemindahan Raffi untuk direhabilitasi sudah sesuai peraturan yang berlaku.

    "Proses rehabilitasi itu juga menyangkut masalah kejiwaan. Makanya di situ ada konsultasi dengan psikolog dan konselor. Jadi jangan dilihat proses rehabilitasi dengan kacamata tidak lengkap," ujarnya seusai persidangan.

    Sidang rencananya dilanjutkan besok, Rabu, 6 Maret 2013. Dalam agenda itu, majelis hakim akan mendengarkan tanggapan tim kuasa hukum Raffi atas jawaban BNN dalam persidangan tadi.

    YAZIR FAROUK

    Berita Lain:
    Ibunda Raffi Ahmad Kecewa Tidak Ketemu Anaknya
    Ibu Raffi Ahmad Menangis Saat Sidang Praperadilan
    Sidang Praperadilan Raffi Ahmad
    Tergantung Hakim, Raffi Ahmad Hadiri Praperadilan
    Datang ke Pengadilan, Ibu-ibu Dukung Raffi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.