Calon Penonton Craig David Nyaris Rusuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo

    AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta-Ribuan calon penonton penyanyi asal Inggris Craig David nyaris rusuh saat mengantri  di depan pintu masuk. Para penonton  yang terdiri dari berbagai golongan usia itu  saling mendorong ketika akan memasuki pintu gerbang menuju arena konser di Hall D2, Jakarta International Expo, Kemayoran Jakarta, Ahad, 3 Maret 2013. 

    Penonton tidak sabar karena harus mengantri lama. Hal  itu terjadi bukan saja karena pintu masuk yang kecil, tetapi juga karena panitia harus memindai barcode pada tiket yang dipegang masing-masing penonton sebelum memasuki ruangan.  Jumlah penonton yang sangat membludak pada konser pertunjukan spesial di hari terakhir  pergelaran Java Jazz Festival 2013 itu membuat arus antrian berjalan lambat.

    Cuaca yang tidak mendukung juga  membuat  calon penonton Craig David ini menjadi  agresif. Hujan memang tengah melanda wilayah Kemayoran. Tempat mengantri yang berada di tempat terbuka ini membuat para penonton basah kuyup karena tidak menggunakan jas hujan atau tidak membawa payung. 

    "Very insane," celetuk salah seorang pengunjung bule yang terlihat basah kuyup itu. Kertas tiket yang dibawanya pun sudah nyaris sobek karena sudah terkena hujan. 

    "Parah banget ini. Panitianya lama deh," kata Veny salah satu pengunjung lain. Veny merasa kakinya daro tadi terinjak injak karena ada aksi dorong dari belakang. Para penonton yang di belakang pun mulai berteriak-teriak meminta panitia mempercepat  pelayanan.

    Panitia pun terlihat kelimpungan mengontrol para pengunjung yang nyaris membuat rusuh itu. Mereka berusaha mempercepat pelayanannya agar tidak membuat pengunjung lebih gusar.

    MITRA TARIGAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.