Beyonce, Hayek, Gucci Kampanye Kemajuan Perempuan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beyonce. REUTERS/Lucy Nicholson

    Beyonce. REUTERS/Lucy Nicholson

    TEMPO.CO, Los Angeles  - Who run the world? Girls! Potongan lagu Run The World milik Beyonce Knowles merupakan dorongan bagi perempuan untuk maju. Kali ini Knowles tidak hanya menyanyi. Bersama rekannya, sesama artis Salma Hayek, dan rumah mode ternama Gucci, Beyonce mengkampanyekan sebuah gerakan pemberdayaan perempuan, Chime for Change.

    Knowles, seperti dilansir MailOnline, Jumat, 1 Maret 2013, mengatakan gerakan ini akan diluncurkan hari ini pada waktu setempat di California. "Perempuan harus diajarkan sejak dini kalau mereka kuat dan mampu menjadi apa pun yang mereka inginkan," ujar istri dari penyanyi Jay-Z ini. "Hanya kita lah yang bisa mengubah kondisi statistik perempuan di lini apa pun di seluruh dunia."

    Gerakan ini akan berfokus pada tiga hal, yakni pendidikan, keadilan, dan kesehatan untuk perempuan. Anggota dari komunitas gerakan ini nanti akan berhubungan dengan organisasi lain untuk membantu soal pendanaan yang dibutuhkan.

    Direktur Kreatif Gucci sekaligus co-founder Chime for Change, Frida Giannini, menyatakan gerakan ini mendesak untuk dilakukan. Menurut dia, penting bagi perempuan untuk menyadari kemampuan mereka. "Semoga dengan ini suara perempuan didengar dan tidak lagi diacuhkan," katanya.

    Rencananya, pada saat peluncurkan, akan dipertontonkan beberapa film tentang perempuan dari berbagai belahan dunia. Gerakan ini juga didukung oleh Facebook, Huffingtonpost, Hearst Magazine, dan PPR.

    RIRIN AGUSTIA

    Berita Lain:
    Aki Takajo Bawa Sambel dan Kecap ke Jepang
    Vaksin Influenza Bahaya untuk Orang Alergi Telur 
    Java Jazz, Seleb Inggris Dituding Kampanye Rokok 
    Jadi Caleg, Arzeti Billbina Siap Tambah Repot  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.