Blur Akan Tampil Dua Jam di Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Blur. blur.co.uk

    Blur. blur.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Grup band asal Inggris, Blur, akan tampil di Indonesia. Kelompok beraliran britpop ini menjadi salah satu pengisi acara festival musik bertajuk Bigsound yang diadakan di Lapangan D Senayan, Jakarta, pada 15 Mei 2013.

    Kehadiran Blur di Indonesia dalam acara festival ini merupakan satu-satunya penampilannya Blur di Asia Tenggara. Semula panitia tak mendapat tanggapan dari Blur saat awal mengajak mereka bekerja sama. "Kami jelaskan ada festival di Jakarta, ternyata dia mau. Sempat beberapa enggak ditanggapi," kata Chairi, Manager Dyandra Entertainment selaku penyelenggara, ketika ditemui di Senayan City Jakarta, Kamis, 28 Februari 2013.

    Blur hadir sejak tahun 1991. Kelompok yang beranggotakan Damon Albarn, Graham Coxon, Alex James, dan Dave Rowntree ini telah memiliki tujuh album, dengan angka penjualan lebih dari 15 juta kopi di seluruh dunia.

    Blur akan tampil selama dua jam penuh dalam acara yang akan dihadiri sejumlah pengisi suara lain, seperti Tegan and Sara dan The Temper Trap. Tegan and Sara direncanakan tampil selama 45 menit dam The Temper Trap tampil selama satu jam.

    Tiket menonton pertunjukan Blur ini sudah dijual sejak 21 Februari lalu. Harga tiketnya dalam dua kategori. VIP seharga Rp 1,2 juta dan Regular Festival seharga Rp 900 ribu. Hingga kini telah terjual 6 ribu tiket, 2 ribu dari penjualan pre-sale yang habis hanya dalam 10 menit, dan sisanya dari penjualan regular.

    NANDA HADIYANTI

    Baca juga
    Djoko Susilo Ternyata Punya Istri Lain di Jakarta 

    5 Alasan Mahfud Soal Kasus Hukum Anas Urbaningrum 

    Mahar Djoko untuk Nikahi Dipta Layak Masuk MURI 

    Beredar Dokumen Soal Dana Hambalang untuk Ibas  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.