Titi Rajobintang dan Aksan Sulit Didamaikan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pihak Pengadilan Agama Jakarta Selatan membenarkan bahwasanya Titik Handayani binti Idam Radjo Bintang, nama asli Titi Sjuman, mengajukan gugatan cerai. dok TEMPO/Andika Pradipta

    Pihak Pengadilan Agama Jakarta Selatan membenarkan bahwasanya Titik Handayani binti Idam Radjo Bintang, nama asli Titi Sjuman, mengajukan gugatan cerai. dok TEMPO/Andika Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Titi Sjuman yang kini bernama Titi Handayani Rajobintang dan suaminya, Wong Aksan, kembali menjalani sidang perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, hari ini, Kamis, 28 Februari 2013. Sidang yang mengagendakan mediasi keduanya gagal.

    "Agenda hari ini mediasi, tapi gagal karena Pak Aksan enggak datang," kata Rudhi Mukhtar, kuasa hukum Titi, di PA Jakarta Selatan, Kamis, 28 Februari 2013.

    Menurut Rudhi, kliennya dan Aksan sudah tak bisa didamaikan lagi. Pasalnya, sejak sidang pertama digelar, mantan penggebuk drum band Dewa 19 itu tak pernah muncul di persidangan. "Dia (Aksan) hanya sampaikan surat, tapi saya enggak bisa jelaskan isinya," ujarnya.

    Titi, yang kali ini hadir di sana, enggan menjawab berondongan pertanyaan para pewarta. Tak ada sepatah kalimat pun yang terlontar dari juri ajang Indonesia Mencari Bakat itu. Dia lebih memilih bergegas menuju mobilnya.

    Kabar gugatan cerai Titi ini cukup mengejutkan publik. Pasalnya, sejak menikah pada 2004, mereka berdua terkesan jauh dari terpaan gosip miring. Saat ini, Titi dan Aksan sudah dikaruniai seorang anak bernama Miyake Shakuntala

    YAZIR FAROUK

    Berita Lain:
    Tiga Penjahat dalam Film The Amazing Spider-Man 2 
    Film Java Heat Bukan Film Impor 
    Susahnya Syuting Java Heat di Candi Borobudur
    Sidang Nikita Mirzani Ditunda


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.