Harlem Shake Siap Gusur Gangnam Style  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joget Harlem Shake. turner.com

    Joget Harlem Shake. turner.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2012 lalu, goyang Gangnam Style telah meracuni banyak orang di dunia. Namun kini, tahun 2013, joget asal Korea Selatan itu telah tergusur oleh virus tari baru: Harlem Shake. Sama seperti Gangnam Style, Harlem Shake menjalari dunia melalui Internet. Berdurasi 30 detik, tarian dengan konsep sederhana ini mendapat iringan musik dari DJ Baauer.

    Tiap video klip terbagi dua babak. Awalnya akan dimulai dengan satu orang yang menari selama 15 detik. Sedangkan orang-orang di sekitarnya bersikap cuek, tak peduli dengan polah penari pertama. "Orang pertama biasanya mengenakan helm, topeng, atau kostum aneh," tulis Mail Online, Selasa, 12 Februari 2013.

    Pada saat 15 detik usai, suasana dalam video sontak berubah. Orang-orang yang awalnya sibuk dengan kegiatan masing-masing mendadak melakukan pelbagai gerakan tarian. Mengitari seantero ruangan, mereka seolah tengah menggila. "Para penari Harlem Shake bergerak tak beraturan, berbeda dengan Gangnam Style yang gerakannya telah dirancang penyanyi Korea, Psy."

    Dalam Harlem Shake, sebagian besar penari melakukan gerakan yang seakan menyodorkan selangkangan, menggerakkan lengan ke atas dan bawah, atau berdiri di atas tangan. Berdasarkan penelusuran di situs knowyourmeme.com, tarian ini sudah ada sejak 1981. Waktu itu dijuluki Al Bm, nama si penemu tarian. "Kemudian berubah menjadi Harlem Shake, merujuk ke nama wilayah Harlem, di New York."

    Pencetus kepopuleran Harlem Shake di era Internet sendiri tidak diketahui secara pasti. Namun, sebagian besar peseluncur dunia maya percaya gerakan ini tenar sejak 30 Januari 2013. Kala seorang blogger, Filthy_Frank, mengunggah rekaman empat pria bersetelan lateks yang menari dengan iringan musik Harlem Shake.

    Musik DJ Baauer sendiri meluncur di YouTube pada 23 Agustus 2012. Berjudul Harlem Shake, durasi lagu ini mencapai 3 menit 16 detik. Dan baru benar-benar hit setelah ada gerakan Harlem Shake di YouTube.

    "Kini Harlem Shake telah dilakukan di banyak negara," tulis Mail Online. "Pekerja kantoran, mahasiswa, bahkan petugas pemadam kebakaran tak ketinggalan ber-Harlem Shake dan mengunggahnya ke Internet."

    PELBAGAI SUMBER | CORNILA DESYANA

    Baca juga:
    Nazar: Anas Bikin Cerita Tipu-tipu Mahabharata

    Kode Korupsi Al-Quran: Santri, Pengajian, Murtad

    KPK Kembali Periksa Elda Devianne

    Ini Alasan Pemerintah Ingin Hapus Dinasti Politik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.