Rilis Album Perdana, JKT 48 Bikin Konsep Berbeda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • JKT48 (dari kiri) Rena Nozawa,  Shania Junianatha, Haruka Nakagawa, Aki Takajo, Melody Nurramdhani Laksani, dan Ayana Shahab. AP/Koji Sasahara

    JKT48 (dari kiri) Rena Nozawa, Shania Junianatha, Haruka Nakagawa, Aki Takajo, Melody Nurramdhani Laksani, dan Ayana Shahab. AP/Koji Sasahara

    TEMPO.CO, Jakarta - Setahun berkarya di dunia musik Indonesia, grup JKT48 akhirnya merilis album perdana mereka. Album berjudul Heavy Rotation ini dirilis dalam dua versi. Menurut pihak JKT48, format ini diadaptasi langsung dari Jepang. “Album seperti ini sangat laris di Jepang,” kata pihak JKT 48 saat ditemui di Gedung Anex, Jakarta, Jumat, 15 Februari 2013.

    Album ini diisi oleh Tim J, atau generasi pertama dari JKT48. Tim J ini beranggotakan 23 perempuan dengan dua personel dari Jepang, yaitu Aki Takajo dan Haruka Nakagawa. Tim J ini dipimpin oleh Kapten Devi Kinal Putri atau yang akrab disapa Kinal.

    Heavy Rotation dirilis dalam dua versi, A dan B, keduanya sama-sama berisikan 10 lagu dari JKT48. Yang membedakan adalah gimmick di dalamnya. Pada versi A dengan sampul berwarna kuning, dalam satu paket Heavy Rotation selain 10 lagu yang terdapat dalam CD, pembeli akan mendapatkan bonus DVD serta pelengkap seperti spesial post card, foto spesial, dan message card yang ditulis oleh anggota JKT48.

    Selain itu, di dalam versi ini akan terdapat Regular Hand-Shake Event Ticket. Fungsinya, setiap pembeli bisa melakukan jabat tangan dengan salah satu anggota JKT48. Album versi A ini dijual seharga Rp 99 ribu.

    Sedangkan album versi B dengan sampul berwarna putih akan memuat CD album, post card spesial, Janken Card, dan Regular Hand-Shake Event Ticket untuk pembelian di Teater JKT48, yang berlokasi di FX, Sudirman, Jakarta. Pembeli bisa memilih dengan personel mana ia akan berjabat tangan. Album versi B ini dijual seharga Rp 50 ribu.

    Sejak awal dibentuk pada tahun 2011 lalu, JKT 48 mengusung tema Idols You Can Meet. Sister grup dari Akb48 ini memberikan kesempatan para penggemar untuk bisa bertemu langsung dengan mereka. Itu salah satu alasan adanya event hand shake di dalam album mereka.

    Dengan mengadaptasi sistem penjualan album dari Jepang, mereka yakin akan memuaskan para penggemar JKT 48. Mereka memberi pilihan agar penggemar bisa membeli sesuai keinganan. Selain itu, dua versi ini dibuat sebagai salah satu strategi bisnis penjualan untuk grup baru yang berkiblat pada grup AKB48 asal Jepang.

    NANDA HADIYANTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.