Kisah Tompi dan Artis Berhidung Bolong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tompi. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Tompi. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Tompi juga berprofesi sebagai dokter bedah plastik. Dia pun sering didatangi klien yang ingin memperbaiki bentuk tubuh, mulai dari hidung, bibir, operasi buang lemak, atau mengecilkan perut.

    Untuk menghargai rahasia pasien, Tompi tentu saja menyimpan data pasien atau siapa saja yang menjadi kliennya, terutama para artis. Pria asal Aceh ini mengaku sering didatangi artis untuk operasi plastik, tapi dia emoh menerima karena suka minta diskon.

    "Artis suka tiba-tiba datang minta operasi ini itu, tapi ujung-ujungnya minta diskon," kata Tompi ketika ditemui Sabtu, 9 Februari 2013.

    Tompi pun menceritakan pengalamannya ketika didatangi dua orang artis yang ingin memiliki hidung yang mancung. Artis pertama yang datang dengan kondisi hidung masih normal dan meminta Tompi untuk memancungkan. Tompi pun mengerjakannya dengan maksimal dengan hasil yang memuaskan klien.

    Pasien kedua yang juga artis datang dengan kondisi hidung sudah bolong. Dia pun meminta Tompi untuk memperbaikinya.  "Dia mengalami pembolongan dari operasi sebelumnya," kata ayah tiga anak ini.

    Tompi memperbaiki hidung itu dan si artis puas dengan hasilnya. Artis ini juga sudah mendapatkan pekerjaannya kembali di dunia entertainment. Pada suatu hari, artis ini datang lagi untuk meminta agar hidungnya kembali mancung. Namun, Tompi menolaknya.

    "Saya bilang enggak bisa. Karena hidungnya sebelumnya pernah bolong dan sangat berbahaya. Bisa-bisa nanti bolong lagi," kata Tompi.

    Masih merasa tidak puas, si artis akhirnya mencari dokter lain yang bisa dan mau memancungkan hidungnya lagi. "Kalau dokter yang tahu bahwa hidungnya pernah bolong, pasti dokter itu akan menolak," kata Tompi yakin.

    MITRA TARIGAN

    Berita Lain:
    Foto Kate Middleton Berbikini Kembali Beredar
    Jomblo di Valentine, Raisa Manggung Dua Kali
    Kecelakaan, Chris Brown Salahkan Paparazzi 
    Adele Sedang Mengerjakan Album Ketiga


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.