Capres 2014, Rhoma-Farhat Tenggelam di Tahun Ular

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rhoma Irama. TEMPO/Imam Sukamto

    Rhoma Irama. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO , Jakarta:Selebritas mewarnai bursa calon presiden 2014. Setidaknya mereka sudah mengklaim diri bersedia maju, seperti Rhoma Irama dan Farhat Abbas. Walaupun sistem pemilihan di Indonesia mengharuskan para kendidat itu maju melalui partai politik dengan persyaratan tertentu.

    Pedangdut Rhoma Irama menyatakan siap maju sebagai calon presiden bila dukungan ulama dan masyarakat benar-benar nyata. Pengacara kondang Farhat Abbas memilih mencalonkan diri secara independen. Farhat Abbas dikenal identik dengan sumpah pocongnya. Farhat juga seringkali menyerukan pendapatnya bahwa Indonesia butuh dipimpin oleh sosok muda.

    Munculnya artis atau orang-orang terkenal memang sudah biasa menjelang pemilihan umum. Tujuannya tentu mengeruk suara massa. Namun menurut ahli feng shui Xiang Yi, nama tidak menjadi jaminan seseorang sukses sebagai seorang pemimpin.

    Kekuasaan akan kembali ke diri masing-masing. Jika dilihat dari pengaruh tahun ular air, pemilihan presiden masih akan diramaikan oleh orang lama. "Kalau artis kan wajar, kalau yang dari dulu sudah berada di lingkungan politik juga itu mungkin," kata Xiang Yi di kediamannya, Pluit, Jakarta, Rabu, 6 Februari 2013.

    Xiang Yi menambahkan rasanya belum waktunya nama-nama baru bersaing pada pemilihan presiden 2014. Menurut Xiang Yi, di tahun ular air tergambarkan kekuatan-kekuatan lama yang masih akan terus bertahan. Persaingan antar kubu organisasi lama masih akan mendominasi pemilihan presiden nanti. Calon-calon dari partai besar tak tergeser oleh nama-nama baru. Meskipun nama-nama baru tersebut memberikan efek kehebohan besar di masyarakat.

    NANDA HADIYANTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.