Sherina Suka Baca Komik Jepang Shonen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sherina Munaf. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Sherina Munaf. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Demam korea menjangkiti kalangan remaja Indonesia belakangan ini. Namun, artis dan penyanyi remaja Sherina Munaf tetap lebih menyukai budaya Jepang, setidaknya kepada manga (komik Jepang) dan anime (kartun Jepang).

    Khusus manga, Sherina memilih genre shonen, walaupun dia seorang perempuan. “Mungkin aku suka petualangan,” kata bintang dalam film Petualangan Sherina itu di Gramedia Matraman, Jakarta, Ahad, 3 Februari 2013. “Karena aku suka cerita yang punya value of friendship, adventure, adrenalin, dan cerita sangat luar biasa.”

    Manga dikenal dalam dua genre, shoujo dan shonen. Genre shoujo biasanya memiliki plot cerita yang cenderung romantis. Kebanyakan peminatnya perempuan. Genre shonen biasanya diminati oleh anak laki-laki. Soalnya, plot ceritanya diwarnai aksi dan petualangan.

    Di sela kesibukannya, Sherina masih suka membaca komik-komik shonen, seperti One Piece, Naruto, dan Fullmetal Alchemist. Pelantun lagu Geregetan ini sangat menghargai pembuat manga. Menurutnya, pembuat manga adalah orang yang sangat berbakat.

    “Menurut aku mereka sangat berbakat,” Sherina menuturkan. “Selain harus menggambar dengan sangat bagus, mereka harus bikin gambar background yang bagus dengan lighting yang kadang hitam-putih, kadang berwarna.”

    Untuk anime, Sherina sangat menyukai scoring-nya, lagu-lagu pengiring anime. Satu lagu yang sangat disukai Sherina adalah scoring kartun One Piece, karya Kohei Tanaka, pencipta lagu dan penyanyi dari Jepang lulusan Berklee College of Music, Boston, Massachusetts.

    NANDA HADIYANTI

    Baca juga
    Menguntit Sapi Berjenggot, Membelah ala Amuba

    Suap Sapi Berjanggut Jilid 3

    Fast & Furious 6 Libatkan Aktor Indonesia

    Valentine, Ada Film Rectoverso


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.