Jadi Sutradara, Happy Salma Deg-degan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Happy Salma. ANTARA/Teresia May

    Happy Salma. ANTARA/Teresia May

    TEMPO.CO, Jakarta - Kemampuan akting Happy Salma tidak perlu diragukan lagi saat tampil di layar kaca atau layar lebar. Artis cantik ini pun sangat piawai bermain dalam pentas teater. Dia pandai berperan di atas panggung dan memikat para penonton. Namun, saat dia menjadi orang di belakang layar alias sutradara, bagaimana perasaannya?

    Happy menjadi sutradara untuk pertama kalinya pada film berjudul Rectoverso. Awalnya ia bersemangat ingin memamerkan hasil kerja kerasnya selama berbulan-bulan lalu pada hari presscreening. "Dari rumah aku sudah sangat bersemangat mau mamamerkan kerja keras aku," kata Happy pada presscreening di Lippomall Kemang Village, Jakarta Selatan, Jumat, 1 Februari 2013.

    Namun, perasaannya berubah. Saat film besutannya hendak ditayangkan, ia justru merasa was-was. "Sekarang saya jadi deg-degan, apalagi di sini saya bukan pemain," ia menambahkan.

    Menurut Happy, menyutradarai Rectoverso adalah salah satu prestasinya setelah dia mengalami kesulitan-kesulitan di awal penggarapannya. Dia mengakui kurangnya jam terbang adalah salah satu faktor utamanya. "Jam terbang memang mempengaruhi sekali. Yang jadi dilema, gimana sih keindahan-keindahan bahasa puisi ini dapat divisualisasikan," kata wanita kelahiran 4 Januari 1980 ini.

    Karena merasa masih jadi anak bawang untuk urusan penyutradaraan, Happy mengakui masih banyak cerita tentang kepolosannya di film pertamanya itu. "Pasti ada kepolosan-kepolosan saya juga. Apalagi ada deadline juga," katanya.

    Rectoverso adalah film omnimbus berdasarkan buku karya Dewi Lestari dengan judul yang sama. Film itu berisi lima cerita yang disutradarai oleh lima wanita berbeda. Mereka adalah Marcella Zalianty, Olga Lydia, Cathy Sharon, Happy Salma, dan Rachel Maryam. Happy sendiri menyutradarai film berjudul Hanya Isyarat.

    MITRA TARIGAN

    Berita terpopuler:

    Sebut Suap Daging Musibah, Tifatul Dikecam
    Apa Bukti Luthfi Hasan Terlibat? Ini Jawaban KPK
    Kata Tifatul Sembiring soal Ahmad Fathanah
    Ketua PBNU Doakan Suswono Selamat dari KPK
    Pesta Narkoba, BNN Ketahui Peran Raffi Ahmad


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.