Eksepsi Ditolak, Nikita Mirzani Malah Bersyukur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Nikita Mirzani saat menjalani sidang perdananya terkait kasus penganiayaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/1). TEMPO/Dian Tryuli Handoko

    Aktris Nikita Mirzani saat menjalani sidang perdananya terkait kasus penganiayaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/1). TEMPO/Dian Tryuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Nikita Mirzani bersyukur eksepsinya ditolak majelis hakim. Hal itu dia katakan usai mendengarkan keputusan majelis hakim dalam putusan sela di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini, Rabu, 30 Januari 2013.

    "Enggak apa-apa. Justru lebih bagus ditolak biar ketahuan siapa yang bohong, lebay, dan palsu," kata Nikita ditemui usai persidangan. Dia juga berjanji akan terus mengikuti persidangan selanjutnya dengan baik.

    Fahmi Bachmid, kuasa hukum Nikita, menyatakan majelis hakim memandang eksepsi yang diajukan tersebut tidak masuk dalam pokok perkara. Dengan begitu, sidang kasus ini akan terus berjalan. "Tapi keputusan tadi kan belum terkait dengan status apakah Nikita bersalah atau tidak," katanya.

    Niki--begitu Nikita disapa--menjadi terdakwa atas kasus penganiayaan terhadap Olivia. Peristiwa penganiayaan terjadi di The Papilion Cafe, Kemang, 5 September 2012.

    Sebelum berkas perkara masuk ke pengadilan, pemilik beberapa tato di tubuhnya ini sempat ditahan di Polda Metro Jaya selama 57 hari. Kemudian, dia dibebaskan setelah penangguhan penahanannya dikabulkan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada 11 Desember 2012.

    YAZIR FAROUK

    Terpopuler:
    Trio Lestari Bakal Tampil di Bandung

    Obscene Extreme Asia Menolak Sponsor Rokok

    Coboy Junior Luncurkan CJR

    Film jOBS, Karpet Merah di Sundance Film Festival

    Coboy Junior Siap Tampil di Singapura

    Hip Hop Rasa Jawa


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.