Dapat Award, Elvy Sukaesih Berutang Pada Suami

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Elvi Sukaesih. DOK/TEMPO/Rendra

    Elvi Sukaesih. DOK/TEMPO/Rendra

    TEMPO.CO, Jakarta - Rasa sedih bercampur bahagia tampak di wajah Elvy Sukaesih, Sabtu malam, 26 Januari 2013, di acara Dangdut Award di MNCTV. Malam itu, si Ratu Dangdut mendapat penghargaan untuk kategori Lifetime Achievement.

    Wanita kelahiran Jakarta, 25 Juni 1951 ini dinilai memiliki sumbangsih dan peran besar di musik dangdut Indonesia. Lebih dari 300 karya, dan 3.000 lagu sejak Elvy memulai kareir pada tahun 1964 ini berhasil menjadi penyanyi top dangdut Indonesia yang masih berjaya hingga sekarang.

    "Terima kasih kepada Allah SWT, saya mulai nyanyi 1964 usia 13 atau 14 tahun hingga sekarang masih cinta seni dan musik dangdut. Saya menikah pada usia 15  tahun karena jodoh dengan suami yang juga musikus dan seniman dangdut. Jadi bukan karena genit,” ujarnya sambil terbahak ketika mendapat kesempatan berbicara di depan panggung.

    Berulang kali wanita bertahi lalat di dagu ini menyebut nama Zaidun Zeidh Abu Bakar Jindan, sebagai figur yang mendorong karir bermusiknya. Zaidun adalah suaminya, yang kini sudah meninggal dunia. Elvy memanggil suaminya dengan sapaan, Abah.

    “Tanpa almarhum suami saya tercinta, Abah, saya tidak akan bisa berdiri di sini. Abahlah yang selalu mendukung karier dangdut saya," ujar ibunda penyanyi Fitria Sukaesih itu.

    Karier dan penampilan Elvy memang tidak diragukan. Bahkan si Ratu Dangdut ini pun sudah melanglang buana keliling dunia menyanyi lagu dangdut. Tahun lalu Elvie baru saja menyanyi dangdut di New York, Amerika Serikat. “Saya yakin, malam ini Abah tersenyum bahagia dan bangga menyaksikan saya menerima penghargaan ini,” ujarnya dengan nada sedih.

    Malam itu, usai menerima penghargaan Elvy langsung memberikan aksi panggung memukau dengan menyanyikan sebuah lagu dangdut single hit-nya berjudul Bisik-bisik Tetangga duet bersama Inul Daratista.

    Elvy berharap dengan penghargaan ini dangdut akan selalu berkibar di Indonesia. “Saya yakin selama insan dangdut masih ada. Saya akan selalu mendukung selalu dangdut yang menjadi kebanggaan Bumi Pertiwi. Dangdut akan terus berkibar dan bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ujarnya.

    HADRIANI P


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?